korannnusantara.id, Jakarta – Marpangir adalah tradisi mandi menggunakan ramuan bahan alami (pangir) seperti dedaunan wangi, jeruk purut, dan bunga, yang dilakukan masyarakat Mandailing dan sekitarnya di Sumatera Utara untuk mensucikan diri lahir dan batin menjelang bulan suci Ramadhan. Ritual ini menyimbolkan persiapan hati, kesegaran tubuh, serta pengharapan doa dalam menyambut puasa. Rabu (18/2/26)
Berikut detail mengenai tradisi Marpangir:
Bahan Pangir: Ramuan tradisional terdiri dari campuran daun jeruk, jeruk purut, pandan, nilam, bunga pinang, serai wangi, dan akar wangi, bukan menggunakan sampo/sabun modern.
Tradisi ini juga sering disebut sebagai bentuk “padusan” khas Sumatera Utara.



