Korannusantara.id –TAPSEL, PT Bank Rakyat Indonesia ( BRI ) Tbk turut hadir dalam penyerahan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada 100 warga Desa Simatohir, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
Bantuan tersebut disalurkan kepada warga terdampak bencana sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana. Penyerahan bantuan DTH dilakukan secara simbolis oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto saat kunjungan kerja di Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis, 5 Februari 2026.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Gubernur Sumatra Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, serta sejumlah pejabat pusat dan daerah.
Dari pihak perbankan, BRI diwakili oleh Relationship Manager Funding and Transaction (RMFT) BRI Anggi M. Aritonang, didampingi petugas mantri dan tim penyaluran bantuan sosial.
Penyaluran bantuan juga disaksikan oleh perangkat desa serta masyarakat setempat.Setiap penerima memperoleh bantuan uang tunai sebesar Rp1,8 juta yang disalurkan melalui rekening BRI.
Skema ini diterapkan untuk memastikan bantuan diterima secara tepat sasaran, aman, dan mudah diakses oleh masyarakat. Pimpinan Cabang BRI Padangsidimpuan Teuku Zulham, melalui RMFT BRI Anggi M. Aritonang, menyatakan kehadiran BRI dalam penyaluran DTH merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam pemulihan pascabencana.
“BRI berkomitmen mendukung penyaluran bantuan sosial agar berjalan lancar, transparan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat terdampak,” kata Anggi kepada awak media, senin 9 februari 2026
Melalui penyaluran Dana Tunggu Hunian ini, pemerintah bersama BRI berharap dapat mempercepat proses pemulihan dan memberikan rasa aman bagi warga terdampak bencana di wilayah Angkola Sangkunur.
Salah seorang warga penerima bantuan menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada pemerintah dan BRI yang telah membantu kami di masa sulit,” ujarnya.
Tokoh masyarakat setempat juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perbankan dalam membantu warga terdampak bencana. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai langkah awal pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
(Ronald Harahap)



