Korannusantara.id Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar panen raya jagung serentak dengan total produksi 743.522 ton di 36 wilayah tanah air sebagai wujud komitmen mendukung program swasembada pangan nasional.
“Kurang lebih selama satu tahun, sesuai target Bapak Presiden, kami maksimalkan untuk mewujudkan swasembada jagung. Alhamdulillah, kami berusaha mencari lahan yang bisa ditanam dan kami mendapatkan kurang lebih 1.300.000 hektare,” kata Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Cikarang, Jabar, Kamis (8/1/2026).
Jenderal Sigit menjelaskan panen raya yang dipusatkan di Kabupaten Bekasi ini merupakan pembuka dari keseluruhan panen yang akan dilakukan pada lahan seluas 47.830 hektare dengan estimasi hasil produksi mencapai 743.522 ton.
Pada hari pertama ini, panen raya serentak dilakukan di lahan seluas 1.191 hektare dengan estimasi produksi mencapai 11.912 ton jagung.
Sementara, di titik pusat kegiatan, panen dilakukan di area seluas 25 hektare binaan Polda Metro Jaya.
Diperkirakan sedikitnya ada 100 ton jagung berjenis pipilan kering dengan kadar air 14 persen yang dipanen.
“Sigit mengungkapkan dari total 1,3 juta hektare lahan tanam jagung, 586.000 hektare di antaranya telah ditanami, sedangkan 700 ribu hektare lain diproyeksikan tanam secara keseluruhan pada tahun ini,” jelasnya.
Dirinya juga menyampaikan kontribusi kepolisian dalam program swasembada pangan untuk komoditas jagung ini telah mencapai 3,4-3,5 juta ton dan dengan tambahan produksi ini, diharapkan swasembada pangan nasional tercapai.
“Harapan kami juga cadangan tercukupi untuk kebutuhan pasar, baik swasta nasional, kelompok gabungan pakan ternak, mandiri juga bisa tercukupi, cadangan pulau juga bisa tercukupi, dan sisanya bisa kita ekspor,” ucap dia.
Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Inspektur Jenderal Pol Anwar, melanjutkan kepolisian melibatkan sedikitnya 527 kelompok tani dengan total 3.616 petani di seluruh Indonesia pada program swasembada pangan komoditas jagung.
“Polri senantiasa mendukung program swasembada pangan nasional, khususnya swasembada jagung, melalui Gugus Tugas Polri di bidang ketahanan pangan dengan melaksanakan berbagai kegiatan dan inovasi strategis serta masif dan berkelanjutan,” ucapnya.
(red)



