Korannusantara.id, KABUPATEN BEKASI — Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kabupaten Bekasi memasuki tahap akhir. Para peserta mulai menjalani pemeriksaan kesehatan (medical check up) dari pukul 07.30 wib sampai dengan selesai di RSUD Kabupaten Bekasi, Kamis (11/12/2025).
Tahapan ini menjadi syarat wajib sebelum peserta dinyatakan lolos dan melaju ke penetapan akhir. Pemeriksaan dilakukan oleh tim medis RSUD Kabupaten Bekasi yang telah disiapkan khusus untuk kebutuhan seleksi tersebut.
Plt Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kabupaten Bekasi, Irfan Maulana, memastikan seluruh fasilitas dan tenaga kesehatan siap mendukung jalannya pemeriksaan.
“RSUD sudah menyiapkan seluruh sarana dan tenaga medis untuk pelaksanaan medical check up peserta JPTP. Semua layanan yang dibutuhkan sudah standby,” ujarnya.
Seleksi terbuka JPTP tahun 2025 ini dibuka untuk delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni:
1. Inspektur Daerah
2. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah
3. Sekretaris DPRD Kabupaten Bekasi
4. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
5. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
6. Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah
7. Kepala Dinas Perikanan
8. Kepala Dinas Pariwisata
Pada kesempatan terpisah, pengamat kebijakan publik Pemerintahan Nasional, Ilham Fadli, yang juga alumni Universitas Jayabaya, menilai bahwa proses seleksi JPTP harus berjalan transparan.
“Seleksi JPTP harus terbuka dan masyarakat perlu mengetahui rekam jejak para kandidat. Jabatan kepala OPD harus diisi oleh orang-orang berkompeten dan memiliki rekam jejak yang baik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ilham menekankan pentingnya objektivitas panitia seleksi dalam menentukan hasil akhir.
“Pansel harus benar-benar objektif agar OPD yang terpilih bisa membantu Bupati dalam mensukseskan visinya. Sebagaimana kita ketahui, visi Kabupaten Bekasi adalah Bangkit, Maju, dan Sejahtera,” pungkasnya.***



