• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Mualem Datangkan Tim Khusus dari China untuk Lacak Mayat Korban Banjir di Aceh

Putra by Putra
7 Desember 2025
in Nasional
0
Mualem Datangkan Tim Khusus dari China untuk Lacak Mayat Korban Banjir di Aceh

Ket. Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) telah mendatangkan tim dari China untuk mendeteksi mayat korban banjir bandang di Aceh yang diduga hingga saat ini masih tertimbun lumpur. (Foto: Istimewa)

0
SHARES
26
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Jakarta – Dalam pencarian korban banjir dan longsor yang masih tertimbun, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem mengerahkan lima orang relawan asal China.

Hal ini tak lain untuk membantu pencarian korban banjir dan para relawan tersebut memiliki alat untuk melacak jenazah.

“Tim dari China lima orang datang untuk mendeteksi mayat yang ada di dalam lumpur dan mereka ada alat untuk mengambil mayat-mayat itu,” ucap Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem seperti dikutip pada Minggu (7/12/2025).

Kelima relawan China itu telah tiba di Aceh pada Sabtu (6/12/2025) dan bertemu Mualem. Mereka tampak mengenakan seragam biru serta terdapat bendera Tiongkok di lengan kiri.

Dalam hal ini, Mualem jelaskan, bahwa para relawan asal China itu akan dikerahkan ke titik-titik paling terdampak banjir dan longsor di Aceh yang mayoritas berada di pesisir timur.

“Mayat-mayat di Aceh Timur, Aceh Utara dan Aceh Tamiang masih dalam lumpur, jadi lumpur itu sampai sepinggang. Jadi mereka ada alat bantu kita,” ucap Mualem.

Bantuan dari relawan China itu diharapkan bisa mempercepat proses pencarian korban banjir dan longsor yang saat ini belum ditemukan.

Mualem mengatakan banyak desa di Aceh saat ini hilang tersapu banjir.

Menurut Mualem masih banyak jenazah yang belum ditemukan khususnya di daerah Aceh Timur, Aceh Utara dan Aceh Tamiang. Bahkan kedalaman lumpur di sana, kata Mualem sepinggang orang dewasa.

“Situasi itu membuat para relawan kesulitan untuk mencari korban yang diduga masih banyak tertimbun lumpur,” tuturnya.

(red)

 

306
Tags: BencanaChinaGubernur AcehKorbanMuzakir Manaf
Previous Post

Force Majeure! Prabowo Hapus Utang KUR Petani Terdampak Bencana Sumatera

Next Post

PMI Labuhanbatu Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah

Putra

Putra

Next Post
PMI Labuhanbatu Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah

PMI Labuhanbatu Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.