Korannusantara.id – MEDAN, Hmi cabang medan mendesak agar Wali Kota Medan segera mencopot Direktur RS Bachtiar Djafar semakin menguat. Buruknya tata kelola rumah sakit, merosotnya kualitas pelayanan, serta mencuatnya dugaan penyalahgunaan wewenang dan indikasi korupsi dinilai telah merugikan kepentingan masyarakat dan keuangan daerah. Medan 6 desember 2025
Ketua bidang hukum hmi cabang medan Nur Rizalman Sitompul menyampaikan pada awak media Informasi yang dihimpun selama dipimpin dr. Irliyan Saputra, Sp.OG, berbagai persoalan internal terus berulang tanpa pembenahan berarti.
Sejumlah tenaga medis diduga bekerja tanpa disiplin, sementara fungsi pengawasan manajemen dinilai lemah. Tambahnya
Hmi cabang medan juga menyoroti tajam pada proyek Sistem Informasi Medis (SIM) tahun anggaran 2023 senilai miliaran yang hingga kini disebut belum berfungsi optimal dan belum terintegrasi dengan Kementerian Kesehatan.
Kondisi tersebut memicu tuntutan publik agar aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh.
HMI Cabang Medan meminta pengelolaan rumah sakit milik Pemko Medan dilakukan secara profesional, transparan, dan bebas dari praktik KKN, ujar Nur Rizalman Sitompul Ketua bidang hukum.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen RS Bachtiar Djafar belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai tudingan tersebut.



