• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

HMI Riau–Kepri Soroti Lemahnya Pengawasan Hutan dan Penegakan Hukum, Kritik Kinerja Menhut Raja Juli

Redaksi by Redaksi
5 Desember 2025
in Daerah
0
“80 Tahun Indonesia Merdeka: Ketua Badko HMI Riau Kepri Serukan Perlawanan terhadap Kerusakan Lingkungan dan Karhutla di Riau”

Ket :Vivaldi Peserta Advance Training Badko HMI Riau Kepri

0
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id – Pekanbaru, 05 Desember 2025, Badko HMI Riau–Kepri Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Restorasi Gambut, Vivaldi Emri Nobel, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi hutan dan lingkungan di Provinsi Riau yang hingga kini masih mengalami tekanan berat akibat aktivitas pembukaan lahan, perambahan hutan, dan praktik ilegal yang berkaitan dengan industri kehutanan.

Menurut pemantauan internal dan analisis berbasis data lingkungan yang tersedia secara publik, Provinsi Riau masih menghadapi tantangan signifikan:

Laju kehilangan tutupan hutan di Riau dalam beberapa tahun terakhir masih berada pada kisaran puluhan ribu hektare per tahun, menurut rangkuman data dari berbagai lembaga pemantau hutan.

Kerusakan lahan gambut sebagai akibat dari pembukaan lahan dan aktivitas intensif di kawasan yang sensitif ekologis masih ditemukan di beberapa kabupaten strategis.

Aktivitas perambahan dan penebangan ilegal (illegal logging) dilaporkan masih terjadi di sejumlah titik, berdasarkan laporan masyarakat dan hasil pemantauan lapangan oleh organisasi lingkungan.

Potensi pencemaran dan degradasi habitat masih menjadi ancaman serius terutama di area yang dekat dengan konsesi industri ekstraktif.

Vivaldi menegaskan bahwa kondisi tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan dan penegakan hukum di sektor kehutanan, terutama menyangkut aktivitas perusahaan yang diduga melakukan praktik merusak lingkungan.

Kami menilai Kementerian Kehutanan di bawah kepemimpinan Menteri Raja Juli Antoni belum menunjukkan keseriusan yang memadai dalam menindak perusahaan-perusahaan yang diduga melakukan kerusakan lingkungan di Riau dan Penyelesaian konflik Ilegaloging yang sering terjadi di Provinsi Riau”

281
Tags: HMI RiauHutanKritik Raja JuliMenhut Raja Juli
Previous Post

Sumut Foundation Apresiasi Gerak Cepat Bupati Batu Bara Tangani Banjir di Batu Bara

Next Post

UNAR Sebagai Kampus Posko Siaga Bencana Salurkan Bantuan Air Mineral Untuk Warga Hutagodang Terdampak Bencana

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
UNAR Sebagai Kampus Posko Siaga Bencana Salurkan Bantuan Air Mineral Untuk Warga Hutagodang Terdampak Bencana

UNAR Sebagai Kampus Posko Siaga Bencana Salurkan Bantuan Air Mineral Untuk Warga Hutagodang Terdampak Bencana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.