Korannusantara.id – Jakarta Timur, 4 Desember 2025, GMNI Cabang Jakarta Timur bersama Forum Komunikasi Pemuda Pecinta Alam Indonesia (FKPPAI) kota jakarta timur dan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Juang dan Pendidikan Indonesia (DPP GJPI) menggelar aksi galang dana bagi korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Aksi kemanusiaan ini berlangsung selama dua hari, sejak 3 hingga 4 Desember 2025, dengan menyasar titik-titik strategis di wilayah Jakarta Timur. Para relawan dari ketiga organisasi turun langsung ke jalan membawa spanduk solidaritas bertajuk “GMNI–FKPPAI–GJPI Peduli Bencana” sebagai seruan kepedulian kepada masyarakat terdampak.
Ketua GMNI Cabanag Jakarta Timur, Bung Efrem Elman Ndruru, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral pemuda terhadap penderitaan rakyat akibat bencana alam.
“Gerakan ini lahir dari keyakinan bahwa kemanusiaan tidak boleh berhenti di wacana. Kami hadir di jalan untuk memastikan bahwa kepedulian itu benar-benar dirasakan oleh saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan DPP GJPI menegaskan bahwa aksi galang dana ini merupakan wujud pengamalan nilai perjuangan yang berpihak kepada rakyat kecil. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting dalam menggerakkan solidaritas sosial di tengah kondisi darurat.
Ketua FKPPAI Kota Jakarta Timur Ahmad Ruslan Syah juga menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk nyata pengabdian terhadap kemanusiaan.
“Bagi kami, gerakan yang terbentuk ini adalah gerakan pengabdian. Aktivis harus menyadari bahwa kemanusiaan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh proses pergerakan,” tegasnya.
Dana hasil penggalangan ini selanjutnya akan disalurkan melalui mekanisme koordinasi bersama untuk memastikan bantuan sampai kepada masyarakat terdampak secara tepat sasaran, baik dalam bentuk kebutuhan pokok, logistik darurat, maupun bantuan pendukung lainnya.
Melalui aksi ini GMNI cabang jakarta timur, FKPPAI Kota Jakarta Timur, dan DPP GJPI berharap semakin banyak elemen masyarakat yang tergerak untuk menumbuhkan solidaritas kemanusiaan, karena bencana bukan hanya duka satu daerah, melainkan duka seluruh bangsa.
“Duka mereka adalah duka kita bersama.”



