• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Hukum & Kriminal

Prabowo Ikut Musnahkan Ratusan Ton Narko, Pengamat: Bentuk Komitmen Negara Lindungi Generasi Muda

Publik Apresiasi Presiden Prabowo

Putra by Putra
30 Oktober 2025
in Hukum & Kriminal, Nasional
0
Prabowo Ikut Musnahkan Ratusan Ton Narko, Pengamat: Bentuk Komitmen Negara Lindungi Generasi Muda

Ket. Presiden RI, Prabowo Subianto dan Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Kapolri dalam acara pemusnahan barang bukti narkoba seberat 214,84 ton senilai Rp.29,37 triliun di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10/2025). (Foto: Biro Pers Setpres)

0
SHARES
30
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Jakarta – Pengamat kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung menyoroti kehadiran Presiden RI, Prabowo Subianto dalam acara pemusnahan 214,8 ton barang bukti Narkoba di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Diketahui, 214,8 ton Narkotika yang disita Polri berasal dari pengungkapan kasus selama periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025.

Alumnus indef school of political economy Jakarta Nasky, menilai kehadiran Presiden RI, Prabowo dalam pemusnahan barang bukti Narkoba tersebut sebagai bentuk dukungan penuh negara kepada aparat penegak hukum (APH) yang sudah kerja keras memberantas Narkoba.

“Menurutnya, Kehadiran Presiden Prabowo yang turut menghadiri dan ikut memusnahkan barang bukti narkoba yang digelar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), menjadi komitmen tegas dan simbol moral menyelamatkan bangsa, dan melindungi generasi masa depan dari bahaya peredaran serta penyalahgunaan narkoba,” ujar Nasky dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, pada Kamis (30/10/2025).

Nasky melihat ini merupakan wujud nyata implementasi program asta Cita Presiden dalam pemberantasan narkoba dan program lainnya sudah dirasakan masyarakat. “Kami mendukung Presiden Prabowo memperkuat pengawasan baik itu di darat dan laut untuk mencegah masuknya narkoba ke Indonesia,” katanya.

Selanjutnya, Nasky menilai, Langkah nyata, kerja keras, dan dedikasi semua elemen baik Polri, BNN, TNI, BPOM, dan Pemerintah menunjukkan komitmen dalam menyelamatkan puluhan juta nyawa warga Indonesia terkhususnya generasi masa depan bangsa dari bahaya ancaman barang haram tersebut.

“Angka tersebut bukan hanya capaian, melainkan juga cerminan bahwa sindikat narkoba masih terus bergerak dan harus dihadapi dengan keseriusan, semangat gotong royong, dan saling bersinergi dengan semua elemen masyarakat,” lanjutnya.

Oleh karen itu, Sebagai bagi dari masyakat sipil (civil society), dan atas nama masyarakat kami memberikan aprsiasi dan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo sudah hadir terlibat langsung memusnahkan narkoba secara besar-besaran.

Komitmen Bapak Prabowo pada awal masa pemerintahannya memberikan tiga tugas kepada Polri di antaranya pemberantasan narkoba, penyelundupan, judi online. “Karena itu, Menurut Nasky, Hal tersebut sebagai bentuk nyata ketegasan Presiden Prabowo dalam memberantas tindak kejahatan, khususnya Narkoba,” sebutnya.

Lebih jauh lagi, Founder Nasky Milenial Center menjelaskan bahwa narkoba bukan sekadar masalah hukum, tetapi ancaman serius terhadap masa depan generasi muda dan keberlanjutan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, Jika generasi muda kita terjerat narkoba, maka masa depan Indonesia akan terampas. Oleh sebab itu, Kami masyarakat mendukung penuh langkah pemerintahan Bapak Presiden Prabowo dan aparat penegak hukum Polri dan BNN dalam memperkuat kebijakan yang berkaitan dengan pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan narkoba.

“Namun, Ia mengingatkan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan pada aparat penegak hukum, melainkan memerlukan gerakan nasional yang melibatkan keluarga, sekolah, komunitas, hingga dunia digital,” sambungnya.

“Publik mendorong pemerintah agar lebih masif lagi melakukan penguatan edukasi, sosialisasi dan literasi sejak dini di sekolah, pesantren, kampus, dan lingkungan komunitas,” tambahnya.

Oleh karena itu, Ia menyebut, Dari besaran angka tersebut bukan hanya sebagai kejahatan individual tapi sudah menjadi organized crime lintas negara.

“Artinya, Nasky mengatakan, selain penindakan, negara juga perlu memperkuat sistem upaya pencegahan dan rehabilitasi. Ia menyebut, Pemerintah harus membentengi anak-anak muda dengan pendidikan karakter, ketahanan moral, dan lingkungan sosial yang sehat. Jangan sampai bonus demografi yang kita miliki justru berubah menjadi bencana demografi karena narkoba,” tuturnya.

Menurut dia, Narkoba sudah sangat jelas merusak kehidupan, termasuk generasi muda Indonesia, karena bisa menurunkan kinerja, kesehatan, dan kemampuan sosial, serta merusak ekonomi dan moral serta kualitas SDM milik bangsa Indonesia. “Penggunaan narkoba, khususnya oleh generasi muda, menjadi ancaman serius bagi perkembangan SDM yang sehat dan produktif,” katanya.

Dalam konteks menuju Indonesia Emas 2045, dia menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan sehat merupakan fondasi utama. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari ancaman narkoba dengan memperkuat edukasi, literasi digital, serta menciptakan ruang-ruang produktif bagi kreativitas anak muda.

“Narkoba bisa menghancurkan satu generasi, dan jika satu generasi hilang, maka hilang pula masa depan bangsa. Mari kita pastikan Indonesia Emas 2045 bukan sekadar cita-cita, tetapi warisan nyata bagi generasi bebas narkoba,” tutupnya.

(red)

 

242
Tags: Asta Cita PrabowoBNNNarkobaNasky Putra TandjungPolriPresiden Prabowo
Previous Post

Aktivis Pemuda Nasional Desak DPP Partai Golkar Copot Adi Gunawan dari Jabatan Ketua DPD Dharmasraya

Next Post

PB HMI Sukses Gelar Kemah Bhakti Pemuda 2025

Putra

Putra

Next Post
PB HMI Sukses Gelar Kemah Bhakti Pemuda 2025

PB HMI Sukses Gelar Kemah Bhakti Pemuda 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.