Korannusantara.id, Kabupaten Bekasi – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Partai NasDem, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis di halaman Masjid Jamie Ar Ridwan, Desa Telajung, Kecamatan Cikarang Barat, Sabtu (25/10/2025).
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bekasi, H. Marjaya Sargan, S.Sos, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial Partai NasDem terhadap masyarakat sekaligus momentum mempererat komunikasi antara partai dan warga.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat. Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat dan berkontribusi nyata. Ini bagian dari komitmen Partai NasDem kepada rakyat Kabupaten Bekasi khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya,” ujar Marjaya yang juga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi.
Menurut Marjaya, kegiatan donor darah menjadi salah satu langkah konkret membantu memenuhi kebutuhan darah nasional. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI per September 2025, Indonesia masih kekurangan sekitar 900 ribu kantong darah per tahun.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap bisa ikut berperan dalam menutupi kekurangan stok darah nasional,” tambahnya.
Selain donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis, DPD Partai NasDem Kabupaten Bekasi juga menggelar serangkaian kegiatan sosial dalam rangka menyambut HUT ke-14. Di antaranya kunjungan ke panti sosial, kegiatan olahraga, dan puncak acara pada 11 November 2025 yang akan ditandai dengan pemotongan tumpeng bersama pengurus.
Ketua Panitia Pelaksana HUT ke-14 Partai NasDem Kabupaten Bekasi, Sahroji, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran DPD dan DPC yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin Partai NasDem Kabupaten Bekasi untuk terus berkontribusi di bidang kesehatan,” ujarnya.
Namun, Sahroji menyayangkan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi belum dapat mengakomodasi seluruh permohonan bantuan yang diajukan panitia.
“Kami sempat meminta adanya pemberian obat-obatan dan pemeriksaan khusus, tapi terkendala efisiensi anggaran. Meski begitu, kegiatan tetap berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari warga,” tandasnya.



