• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

Aliansi Rakyat Miskin Bekasi Gelar Aksi Teatrikal Desak Kejari Usut Dugaan Korupsi

Adis by Adis
25 September 2025
in Daerah, Hukum & Kriminal
0
Aliansi Rakyat Miskin Bekasi Gelar Aksi Teatrikal Desak Kejari Usut Dugaan Korupsi

Ket. Aliansi Rakyat Miskin Kota Helar aksi depan kantor Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Kamis, (25/9)

0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Kota Bekasi – Puluhan massa yang menamakan diri Aliansi Rakyat Miskin Bekasi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dan Depan Tol Bekasi Barat Kota Bekasi Kamis, 25/9/2025.

Dengan membawa payung hitam dan menghadirkan seorang aktor yang berperan sebagai ‘mbah dukun’ lengkap dengan kemenyan serta jampi-jampi, massa menghadirkan teatrikal sindiran agar Kejari Bekasi berani bersikap tegas terhadap praktik korupsi dan tidak tunduk pada intervensi pihak mana pun.

Koordinator aksi, Mandor Baya, menegaskan bahwa pihaknya mendesak Kepala Kejari Bekasi yang baru untuk tidak tebang pilih dalam menangani kasus. Mereka menuntut agar Kejaksaan memanggil dan memeriksa Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, terkait sejumlah dugaan korupsi.

Dalam orasinya, massa menyinggung sederet persoalan mulai dari proyek pengadaan alat olahraga, penggunaan anggaran rumah dinas, mutasi jabatan yang menyeret keluarga dekat wali kota, hingga dana hibah KONI yang dinilai minim transparansi. Mereka juga menyindir proyek-proyek bernuansa pemborosan yang populer disebut “proyek Sultan.”

Tak hanya itu, massa turut mendesak penyelidikan serius terhadap kerja sama PT Migas Kota Bekasi dengan Foster Oil and Energy yang dinilai sarat kejanggalan dan berpotensi merugikan daerah. Kebijakan pungutan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) juga dikecam karena dianggap semakin membebani masyarakat kecil.

“Selain sejumlah kasus dugaan korupsi lainnya, kami menuntut Kejaksaan agar fokus menyelidiki dan menyidik kerja sama PT Migas dengan Foster Oil and Energy,” tegas Mandor Baya.

435
Tags: Aliansi Rakyat Miskin KotaKasus Dugaan KorupsiKejari Kota BekasiMandor Baya
Previous Post

Diskes Kodaeral III & Yonmarhanlan III Semarakkan HUT ke-80 TNI dengan Bakti Sosial Kesehatan

Next Post

Aliansi Masyarakat Pesisir Bersatu Tuntut Perbaikan Jalan Lintas Aek Nabara – Tanjung Sarang Elang

Adis

Adis

Next Post
Aliansi Masyarakat Pesisir Bersatu Tuntut Perbaikan Jalan Lintas Aek Nabara – Tanjung Sarang Elang

Aliansi Masyarakat Pesisir Bersatu Tuntut Perbaikan Jalan Lintas Aek Nabara – Tanjung Sarang Elang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.