• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Presiden Prabowo: Teknologi Buka Akses Pendidikan Merata di Indonesia

Putra by Putra
11 September 2025
in Nasional
0
Kemensos Siap Dukung Target Presiden Prabowo Bangun 500 Sekolah Rakyat

Ket. Presiden Prabowo Subianto merapikan baret seorang siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas 10 (SRMA) Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025). (Foto: Kemensos)

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Jakarta – Presiden RI, Prabowo Subianto menyambangi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan, pada Kamis (11/9/2025). Kedatangannya mendapat sambutan meriah dari para siswa Sekolah Rakyat dengan menyuarakan yel-yel dan menyajikan tarian Kembang Jatoh khas Betawi.

Para siswa secara beramai-ramai menyapa Presiden Prabowo yang juga menyalami dan berinteraksi dengan mereka. Suasana akrab itu disambut riuh gembira di halaman aula sekolah.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo didampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono serta Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indrawijaya.

Rombongan Presiden Prabowo meninjau sejumlah fasilitas SRMA 10 Jaksel, mulai dari ruang kelas, asrama, hingga sarana olahraga, serta melihat melihat langsung menu makan siang para siswa. Mereka juga sempat menyaksikan penampilan paduan suara siswa Sekolah Rakyat.

Di sela-sela kunjungannya itu, Presiden Prabowo menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat akan terus dipercepat sebagai upaya memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin.

“Hari ini saya meninjau salah satu Sekolah Rakyat, sudah 100 yang beroperasi. Saya dapat laporan akhir September, dua minggu lagi, tiga minggu lagi, akan jadi 165 sekolah rakyat. Insya Allah Oktober saya diminta meresmikan,” kata Presiden.

Dia menambahkan, target pemerintah adalah membangun 100 sekolah baru setiap tahun hingga jumlahnya mencapai 500 titik. “Sasaran kita 500 sekolah rakyat di titik-titik kantong-kantong rakyat kita yang paling tertinggal,” ujar dia.

Prabowo menambahkan, Sekolah Rakyat diprioritaskan untuk anak-anak dari keluarga miskin yang masuk kategori desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Meskipun begitu, ke depan program ini juga akan diperluas untuk menjangkau anak-anak dari keluarga kelompok desil 3, 4, dan 5.

“Ini sedang kita rencanakan supaya semua anak-anak kita harus mengalami pendidikan dengan fasilitas yang bagus. Kita tidak boleh ketinggalan dengan bangsa lain. Itu cita-cita kita, Insyaallah kita akan sampai ke situ,” jelas Prabowo.

Ia menekankan pentingnya peran negara dalam mempercepat perubahan. “Kita tidak mau membiarkan dan berharap ada perbaikan alamiah. Kalau perlu kita intervensi. Kita bantu, kita bantu, kita bantu,” kata Presiden.

Kedatangan Presiden Prabowo sekaligus menandai resmi beroperasinya Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Margaguna dengan 100 siswa pada Kamis (11/9/2025).

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu agenda prioritas Presiden Prabowo. Konsep asrama yang diterapkan tidak hanya memberikan pendidikan gratis dan berkualitas, tetapi juga mengintegrasikan berbagai program pengentasan kemiskinan. Di antaranya pemberian makanan bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan rutin, kepesertaan PBI JK untuk siswa dan keluarga, renovasi rumah tidak layak huni, serta akses ke program Koperasi Desa Merah Putih dan 3 juta rumah bersubsidi.

Saat ini terdapat 100 Sekolah Rakyat perintis yang sudah berjalan di berbagai daerah. Pemerintah menargetkan jumlahnya meningkat menjadi 165 sekolah dengan kapasitas 15.895 siswa, dibina oleh 2.407 guru dan 4.442 tenaga pendidik, pada akhir September 2025. (red)

 

365
Tags: KemensosPresiden Prabowo SubiantoSekolah RakyatSMA
Previous Post

Posisi Menpora dan Menko Polkam Masih Kosong? Prabowo: Tunggu Waktunya, Biar Kalian Semangat!

Next Post

Prabowo Anti Judi, Komisi III DPR RI Desak APH Tersangkakan Budi Arie Diduga Terlibat Judol

Putra

Putra

Next Post
Prabowo Anti Judi, Komisi III DPR RI Desak APH Tersangkakan Budi Arie Diduga Terlibat Judol

Prabowo Anti Judi, Komisi III DPR RI Desak APH Tersangkakan Budi Arie Diduga Terlibat Judol

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.