• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

Aliansi Siak Kecam Kunker DPRD ke Bali, Desak Tindak Pencemaran Sungai

Redaksi by Redaksi
10 September 2025
in Daerah
0
Aliansi Siak Kecam Kunker DPRD ke Bali, Desak Tindak Pencemaran Sungai

Ket : Aliansi SIAK Protes di Gedung DPRD Siak

0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id – SIAK, Di tengah beban ekonomi yang kian berat dan minimnya dukungan bagi mahasiswa, kelompok yang menamakan dirinya Aliansi Siak Bersuara menyatakan penolakan tegas terhadap keputusan anggota DPRD Kabupaten Siak yang melakukan kunjungan kerja ke Bali dengan dalih studi banding.

Aksi protes tersebut digelar pada Selasa, 9 September 2025, di gedung DPRD Siak. Para mahasiswa menilai perjalanan itu mencerminkan ketimpangan yang nyata antara kondisi masyarakat yang harus berjuang keras untuk membiayai pendidikan bahkan ada yang sampai menjual sepeda motor demi melanjutkan kuliah dengan para wakil rakyat yang bepergian ke luar daerah tanpa kejelasan hasil konkret bagi masyarakat.

Sementara itu, Syahradi Ramatul, Ketua Himpunan Mahasiswa Kecamatan Pusako yang tergabung dalam Aliansi Siak Bersuara, juga menyoroti persoalan lingkungan di kawasan Zamrud. Ia menyebut tingginya curah hujan membuat kanal limbah perusahaan meluap dan mengalir ke Sungai Siak, sehingga mencemari aliran sungai di sekitarnya.

“Dampak pencemaran ini tidak bisa dianggap sepele. Masyarakat berpotensi mengalami berbagai penyakit serius akibat paparan limbah, mulai dari gangguan pernapasan, iritasi kulit, hingga kerusakan sistem saraf dan kanker. Kami meminta DPRD Kabupaten Siak untuk lebih prihatin, melakukan pengawasan, dan meninjau kembali kondisi di lapangan. Cegah dari sekarang sebelum memakan korban,” tegas Syahradi.

Lebih lanjut, Syahradi juga menyinggung kondisi pembangunan di wilayahnya.
“Kami di Pusako memang jauh tertinggal dibandingkan 13 kecamatan lainnya. Namun, satu hal yang ingin saya sampaikan, potensi sumber daya manusia kami tidak kalah hebat dengan mahasiswa dari kecamatan lain. Saat ini semakin banyak anak muda Pusako yang berkuliah.

Hanya saja, masih ada kekurangan dalam pengelolaan sumber daya maunusia, minimnya wadah untuk berproses, serta kurangnya perhatian dari para petinggi kecamatan kami,” tambahnya.

 

( Vival )

268
Tags: Aliansi SIAKDPRD SIAKKunker BaliPencemaran Sungai
Previous Post

RS EMC Pekayon Janji Tingkatkan Layanan, Lebih Humanis

Next Post

POSSI NTB Periode 2025-2029 Resmi dilantik: Siap Membawa NTB Mendunia Melalui Kejuaraan Selam

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
POSSI NTB Periode 2025-2029 Resmi dilantik: Siap Membawa NTB Mendunia Melalui Kejuaraan Selam

POSSI NTB Periode 2025-2029 Resmi dilantik: Siap Membawa NTB Mendunia Melalui Kejuaraan Selam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.