Korannusantara.id, Jakarta – Istana Negara menjadi saksi perubahan besar dalam komposisi Kabinet Merah Putih pada Senin (8/9/2025). Presiden Prabowo Subianto melantik lima pejabat baru sekaligus memperkenalkan satu kementerian yang belum pernah ada sebelumnya, yakni Kementerian Haji dan Umrah.
Dalam acara pelantikan yang turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta sejumlah pejabat tinggi negara, Presiden Prabowo menekankan bahwa penyegaran kabinet ini merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan zaman dan mempercepat pencapaian target pemerintahan.
Sejumlah nama baru mengisi posisi penting. Purbaya Yudhi Sadewa dipercaya sebagai Menteri Keuangan, Mukhtarudin menjabat Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Ferry Juliantono menduduki kursi Menteri Koperasi, Mochamad Irfan Yusuf dilantik sebagai Menteri Haji dan Umrah, sementara Dahnil Anzar Simanjuntak ditunjuk sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.
Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah menjadi sorotan utama. Lembaga ini lahir sebagai tindak lanjut revisi Undang-Undang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah yang disahkan DPR pada 26 Agustus 2025. Dengan kehadiran kementerian khusus, pemerintah berharap pelayanan terhadap jamaah haji dan umrah dapat dilakukan lebih terstruktur dan profesional.
Perombakan kali ini merupakan reshuffle kedua yang dilakukan Prabowo sejak dilantik sebagai Presiden. Publik kini menunggu gebrakan para menteri baru dalam mengelola kebijakan strategis negara, mulai dari tata kelola keuangan, perlindungan pekerja migran, penguatan sektor koperasi, hingga peningkatan kualitas layanan ibadah haji dan umrah. ( Red).



