• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Ketua DPR RI Puan: Kabur Aja Dulu dan Indonesia Gelap, Ini Fenomena Keresahan Rakyat

Putra by Putra
15 Agustus 2025
in Nasional
0
Ketua DPR RI Puan: Kabur Aja Dulu dan Indonesia Gelap, Ini Fenomena Keresahan Rakyat

Ket. Ketua DPR RI, Puan Maharani di sidang tahunan bersama MPR-DPR-DPD (Foto: YouTube Setpres)

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Jakarta – Ketua DPR RI, Puan Maharani membicarakan fenomena kritik yang ramai di media sosial (medsos). Menurutnya, kritik di media sosial menunjukkan keresahan rakyat terhadap kondisi negara.

Hal itu disampaikan Puan dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, hari ini. Puan mulanya membicarakan sistem demokrasi.

“Dalam demokrasi, rakyat harus memiliki ruang yang luas untuk berserikat, berkumpul, menyatakan pendapat, dan menyampaikan kritik,” kata Puan, Jumat (15/8/2025).

Puan kemudian menyinggung kritik publik yang muncul dalam iklim demokrasi. Menurutnya, penyampaian kritik bergeser dari konvensional menjadi lewat ruang-ruang digital di media sosial.

“Kini, kritik rakyat hadir dalam berbagai bentuk yang kreatif dan memanfaatkan kemajuan teknologi, khususnya media sosial, sebagai corong suara publik,” ujarnya.

Ketua DPP PDIP ini juga menyinggung berbagai istilah kritik yang sempat viral. Di antaranya istilah ‘kabur aja dulu’ dan ‘Indonesia Gelap’.

“Ungkapan tersebut dapat berupa kalimat singkat seperti ‘kabur aja dulu’, sindiran tajam ‘Indonesia Gelap’,” kata Puan.

Oleh karena nya, Puan meminta kebijaksanaan pemerintah. Dia meminta pemerintah tak hanya mendengar aspirasi, namun juga memahaminya.

“Karena itu, yang dituntut dari kita semua adalah kebijaksanaan. Kebijaksanaan untuk tidak hanya mendengar, tetapi juga memahami,” katanya. (red)

 

392
Tags: Ketua DPR RIPDIPPuan MaharaniSidang Tahunan MPR/DPR/DPD RI
Previous Post

HMI Riau-Kepri Gandeng Polres Rohul, Siap Jadi Pionir Green Policing di Riau

Next Post

Tegas! Soal Tambang Ilegal, Prabowo: Mau Jenderal TNI-Polri hingga Kader Gerindra akan Kami Tindak

Putra

Putra

Next Post
Tegas! Soal Tambang Ilegal, Prabowo: Mau Jenderal TNI-Polri hingga Kader Gerindra akan Kami Tindak

Tegas! Soal Tambang Ilegal, Prabowo: Mau Jenderal TNI-Polri hingga Kader Gerindra akan Kami Tindak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.