Korannusantara.id, Buru Selatan – Pembangunan reol atau drainase raksasa sepanjang 315,10 meter menjadi salah satu pekerjaan fisik terberat yang tengah dihadapi Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 1506/Namlea di Desa Waenono, Kabupaten Buru Selatan, Maluku.Kamis, (7/8/2025).
Reol yang memiliki tinggi 3,5 meter dan lebar 2,75 meter ini ditujukan untuk mengurangi risiko banjir dan memperbaiki kualitas lingkungan di kawasan tersebut. Namun, pengerjaannya menghadirkan tantangan besar bagi para personel Satgas TMMD, terutama karena akses jalan yang sulit dilalui kendaraan berat.
Material seperti batu dan pasir harus diangkut secara manual, membuat pekerjaan semakin berat dan memakan waktu. Belum lagi, kondisi cuaca ekstrem dengan hujan deras yang mengguyur Kabupaten Buru Selatan dalam beberapa hari terakhir turut menghambat progres pembangunan.
“Pembangunan reol ini adalah tantangan tersendiri bagi kami. Tapi dengan kerja sama dan semangat gotong royong yang tinggi, kami yakin bisa menyelesaikannya sesuai target,” ujar Dansatgas TMMD 125 Kodim 1506/Namlea dalam keterangannya.
Meski dihadang cuaca dan keterbatasan akses, Satgas TMMD 125 tetap menunjukkan semangat juang. Dengan memanfaatkan peralatan dan teknologi yang tersedia, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat Desa Waenono, pembangunan drainase raksasa ini tetap dilanjutkan secara bertahap.
Sementara itu, Komandan Kodim 1506/Namlea, Letkol Inf Mohammad Tamami, S.Sos, menegaskan bahwa proyek drainase ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi potensi bencana banjir.
“Kami berharap infrastruktur ini bisa memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Waenono dan sekitarnya,” pungkasnya.



