Korannusantara.id – Jakarta, 6 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna ke-8 Kabinet Merah Putih di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (6/8).
Sidang ini menjadi momentum penting dalam mengevaluasi kinerja pemerintahan selama 10 bulan pertama masa jabatan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada seluruh jajaran kabinet atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah. Ia menilai, kinerja para menteri selama periode awal ini menunjukkan kekompakan dan keseriusan dalam mewujudkan program-program prioritas yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Dalam waktu yang masih singkat, banyak sekali yang telah kita capai. Strategi-strategi yang sudah saya canangkan, ternyata mulai terasa dan terlihat bahwa strategi kita benar, kita berada di arah yang benar, kita berada di azimut kompas yang benar,” ujar Presiden Prabowo dengan nada optimis.
Evaluasi Capaian Program Prioritas
Presiden secara khusus menyoroti berbagai program unggulan yang telah menunjukkan hasil signifikan dalam waktu kurang dari satu tahun. Beberapa capaian tersebut antara lain:
1. Swasembada Pangan
Pemerintah berhasil mencatat rekor tertinggi dalam sejarah dengan stok beras nasional mencapai 4,2 juta ton. Capaian ini menjadi salah satu indikator keberhasilan strategi ketahanan pangan nasional yang telah digagas sejak awal pemerintahan.
2. Swasembada Energi
Jumlah proyek energi nasional meningkat secara signifikan dalam 10 bulan terakhir. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur energi, terutama yang berbasis energi baru dan terbarukan (EBT), demi mewujudkan kemandirian energi nasional.
3. Program Makan Bergizi Gratis
Sejak diluncurkan, program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 17 juta penerima manfaat yang terdiri dari anak-anak sekolah, anak-anak yang belum bersekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui. Program ini menjadi andalan pemerintah dalam mengatasi masalah gizi buruk dan stunting.
4. Sekolah Rakyat
Untuk menjawab persoalan anak putus sekolah, pemerintah menggagas program Sekolah Rakyat yang tahun ini ditargetkan mampu menampung lebih dari 15.000 siswa. Program ini menyasar anak-anak yang belum pernah sekolah, putus sekolah, maupun yang berisiko tinggi untuk keluar dari sistem pendidikan.
5. Koperasi Desa Merah Putih
Guna memperkuat ekonomi kerakyatan, pemerintah telah membentuk kelembagaan sebanyak 80.081 koperasi di tingkat desa melalui program Koperasi Desa Merah Putih. Koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa dan instrumen penguatan UMKM.
6. Cek Kesehatan Gratis
Program pelayanan kesehatan dasar secara gratis telah digunakan oleh lebih dari 17 juta warga hingga awal Agustus 2025. Pemerintah juga menyampaikan rencana strategis untuk membangun rumah sakit di setiap kabupaten, guna menjamin akses kesehatan yang merata di seluruh Indonesia.
7. Program 3 Juta Rumah Subsidi
Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa pada bulan September mendatang, pemerintah akan meluncurkan secara masif program pembangunan rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini akan dilengkapi dengan terobosan baru berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan, yang mempermudah masyarakat dalam memiliki hunian layak.
Konsolidasi dan Arah Strategis Pemerintahan
Sidang Kabinet Paripurna ini juga menjadi ajang konsolidasi dan penegasan arah strategis pemerintah ke depan. Presiden Prabowo menekankan pentingnya akselerasi pelaksanaan program-program prioritas dengan prinsip tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat anggaran.
Ia juga mengajak seluruh jajaran kabinet untuk menjaga semangat kerja, memperkuat sinergi lintas kementerian/lembaga, dan terus hadir di tengah masyarakat.
“Rakyat ingin melihat hasil nyata. Jangan hanya berwacana. Kita harus menjadi pemerintahan yang bekerja, bukan hanya berbicara,” tegas Presiden.
Dengan evaluasi yang dilakukan secara berkala, pemerintah berharap dapat terus meningkatkan efektivitas program, memperbaiki yang belum optimal, dan mempercepat pencapaian visi besar Indonesia Maju dan Mandiri.
Komitmen Menuju Pemerintahan Pro-Rakyat
Di akhir pengarahannya, Presiden Prabowo kembali menegaskan bahwa seluruh langkah strategis pemerintah harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Ia memastikan bahwa agenda-agenda pembangunan yang dijalankan akan selalu berpihak pada kepentingan masyarakat luas, terutama kelompok rentan dan ekonomi bawah.
Sidang Kabinet Paripurna ini dihadiri oleh seluruh menteri dan pimpinan lembaga setingkat menteri, dan menjadi bagian penting dari proses pengambilan keputusan dalam sistem pemerintahan Kabinet Merah Putih.
( Red )



