Korannusantara.id – Jakarta, Perum BULOG terus memperkuat sistem pengawasan dan perawatan terhadap beras di seluruh gudang penyimpanan sebagai bagian dari komitmen menjaga kualitas Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Jumat (18/7)
Upaya ini dilakukan secara terstruktur dan profesional demi memastikan setiap butir beras yang disalurkan kepada masyarakat berada dalam kondisi terbaik.
Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum BULOG, Mokhamad Suyamto, menegaskan bahwa pengawasan kualitas dilakukan sejak tahap penerimaan hingga masa penyimpanan.
“Kami memastikan kualitas tetap terjaga demi mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Setiap gudang BULOG memiliki petugas khusus yang bertanggung jawab melakukan pemantauan dan pemeriksaan kualitas gabah maupun beras hasil serapan dari petani. Proses ini juga melibatkan surveyor independen guna menjamin transparansi dan akurasi standar mutu.
Tak hanya itu, BULOG menerapkan Prinsip Pengelolaan Hama Gudang Terpadu (PHGT) untuk merawat stok secara berkala. PHGT meliputi kebersihan gudang, pemantauan rutin, penyemprotan (spraying), serta fumigasi bila diperlukan.
Langkah ini menjadi bukti keseriusan BULOG dalam menjaga kepercayaan publik dan mendukung ketersediaan beras yang aman dan berkualitas, baik untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun Bantuan Pangan (Banpang).
“Menjaga kualitas beras bukan hanya soal penyimpanan, tapi juga memastikan masyarakat mendapatkan bahan pangan terbaik di setiap lapisan distribusi,” tegas Suyamto.
Dengan pengelolaan yang ketat, terukur, dan berkelanjutan, BULOG berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas pangan nasional dan mendukung kesejahteraan masyarakat Indonesia.



