• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Menteri Imipas Agus Dorong Lapas jadi Wadah Kegiatan Produktif dan Bermanfaat

Putra by Putra
16 Juli 2025
in Nasional
0
Menteri Imipas Agus Dorong Lapas jadi Wadah Kegiatan Produktif dan Bermanfaat

Ket. Menteri Imipas, Agus Andrianto, didampingi Ditjenpas), Mashudi lakukan kunjungan kerja ke sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan wilayah Garut. (Foto: Humas Ditjenpas)

0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Jakarta – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Komjen Pol. (Purn) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Garut, Jawa Barat, Rabu (16/7/2025). Dalam kunjungan ini, Agus Andrianto didampingi langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, serta jajaran pejabat tinggi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program Akselerasi Kemenimipas, yang digagas untuk mempercepat transformasi pelayanan dan pembinaan di seluruh institusi pemasyarakatan Indonesia.

Salah satu fokus utama kunjungan adalah Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Garut, yang dinilai berhasil menjalankan berbagai program pembinaan kemandirian dan pelayanan yang inovatif. Dalam kesempatan itu, Menimipas meninjau langsung beberapa program unggulan yang tengah berjalan, antara lain pelatihan keterampilan coir shade (kerajinan sabut kelapa), pengembangan peternakan domba, koperasi narapidana, serta layanan kesehatan terpadu melalui klinik Lapas.

> “Program akselerasi ini harus memberikan dampak nyata. Tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar. Kami ingin Lapas tidak sekadar menjadi tempat menjalani pidana, tetapi menjadi wadah kegiatan produktif dan pemberdayaan,” tegas Agus dalam sambutannya.

 

Ia menekankan pentingnya perubahan paradigma pemasyarakatan dari pendekatan hukuman ke arah pembinaan yang manusiawi, berdaya guna, dan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, program akselerasi Kemenimipas didorong untuk menghadirkan layanan yang terstandarisasi, responsif, serta berbasis pada prinsip kebermanfaatan sosial.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menjelaskan bahwa akselerasi Kemenimipas adalah strategi terintegrasi yang mencakup peningkatan mutu pembinaan, layanan perawatan kesehatan, penguatan kapasitas petugas, hingga pembimbingan klien pemasyarakatan pasca-pembebasan.

> “Program akselerasi Kemenimipas menjadi pilar penting dalam reformasi sistem pemasyarakatan Indonesia. Kami ingin memastikan bahwa pemasyarakatan menjadi bagian dari solusi sosial, bukan sekadar tempat menjalani hukuman,” ujar Mashudi.

 

Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kualitas UPT Pemasyarakatan secara menyeluruh akan mempercepat tercapainya tujuan besar pemasyarakatan yang pasti bermanfaat — yaitu pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, sinergis, transparan, dan inovatif.

Dalam kesempatan tersebut, Menimipas juga berdialog langsung dengan warga binaan dan para petugas Lapas. Ia mendengarkan masukan terkait tantangan dan kebutuhan di lapangan, serta memberikan arahan agar setiap inovasi yang dilakukan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi mampu menjawab tantangan reintegrasi sosial di kemudian hari.

Kunjungan kerja ini juga disertai dengan penyerahan bantuan alat produksi bagi program pelatihan warga binaan, serta peninjauan fasilitas pendukung lainnya, termasuk dapur umum, blok hunian, dan sarana olahraga.

Dengan kunjungan ini, Kemenimipas menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah-tengah institusi pelaksana pemasyarakatan di daerah, memastikan bahwa setiap kebijakan pusat dapat dijalankan secara efektif dan adaptif sesuai dengan karakteristik lokal.

Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama antara Menimipas, Dirjenpas, dan Kepala Lapas Garut sebagai bentuk sinergi dalam menjalankan program akselerasi yang berdampak luas.

440
Tags: Agus AndriantoLapas GarutMenteri IMIPASWarga Binaan
Previous Post

Ke Maluku Utara, Wamen Viva Yoga, Merealisasikan Asta Cita Presiden Prabowo untuk Membangun Kawasan Transmigrasi

Next Post

Rakorwas Kompolnas 2025, Mendagri: Pengawasan terbaik Polri adalah Pengawasan Internal

Putra

Putra

Next Post
Rakorwas Kompolnas 2025, Mendagri: Pengawasan terbaik Polri adalah Pengawasan Internal

Rakorwas Kompolnas 2025, Mendagri: Pengawasan terbaik Polri adalah Pengawasan Internal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.