Korannusantara.id – PAMEKASAN, Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) Jawa Timur resmi menggelar turnamen futsal bertajuk Piala Fabem Jatim Cup 2025 untuk tingkat pelajar SMA/SMK sederajat se-Madura Raya. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (11–13 Juli 2025) di Lapangan Eliza Sports Center Pamekasan.
Turnamen ini menjadi kompetisi pertama yang diinisiasi oleh FABEM Jatim dalam rangka mendorong pembinaan generasi muda melalui olahraga. Tak hanya menjadi ajang kompetisi, event ini juga membawa semangat membangun karakter, sportivitas, dan mempererat solidaritas antar-pelajar.
Ketua pelaksana, Abdullah, menyampaikan bahwa FABEM Jatim ingin menunjukkan kepedulian dan kontribusinya dalam pembangunan negeri, khususnya dalam hal pembinaan pemuda melalui kegiatan positif seperti olahraga futsal.
“Kami ingin agar generasi muda tetap terarah pada kegiatan yang positif. Futsal ini bukan hanya olahraga, tapi juga wadah pembentukan karakter, kerjasama tim, dan pengembangan bakat,” ujar Abdullah.
Ia juga menambahkan harapannya agar turnamen ini menjadi panggung bagi munculnya bibit unggul dari daerah Madura Raya yang bisa berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional.
“Mari kita junjung tinggi sportivitas, adu skill dan strategi terbaik dari setiap tim. Besar harapan kami, para peserta dapat mengharumkan nama baik sekolah dan daerah masing-masing ke depannya,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua FABEM Jatim, Romndoni, S.Pd, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan turnamen ini. Ia menilai bahwa kegiatan tersebut sangat relevan dengan semangat kebangkitan generasi muda yang sehat, aktif, dan berdaya saing.
“Turnamen ini kami harapkan menjadi wadah penyaluran bakat dan minat pelajar dalam bidang olahraga. Lebih dari itu, ini adalah bagian dari pendidikan karakter yang membentuk kedisiplinan, kerja tim, dan etos juang,” jelas Romndoni.
FABEM Jatim juga menegaskan bahwa dukungan yang diberikan tak hanya sebatas pada bidang olahraga, melainkan juga pada pengembangan keterampilan sosial dan kepemimpinan pelajar yang ikut serta.
“Kami ingin pelajar tidak hanya unggul di lapangan, tetapi juga dalam membangun kepribadian positif yang akan berguna dalam kehidupan mereka ke depan,” imbuhnya.
Ajang ini pun mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak, termasuk dari Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Pamekasan. Miftahul, selaku sekretaris AFK Pamekasan, menyatakan apresiasinya terhadap turnamen yang dihelat oleh FABEM Jatim.
“Kami melihat turnamen ini sebagai langkah penting dalam pembinaan futsal sejak dini. Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi membentuk mental dan kesiapan atlet menghadapi kompetisi yang lebih tinggi,” kata Miftahul.
Ia juga mengingatkan pentingnya aspek keselamatan selama pertandingan.
“Panitia juga perlu memastikan kesiapan perangkat medis agar keselamatan atlet tetap menjadi prioritas selama turnamen berlangsung,” tambahnya.
Prestasi membanggakan ditorehkan oleh MAN 1 Pamekasan yang berhasil keluar sebagai Juara 1 dalam ajang ini. Kemenangan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus membina dan mendukung kegiatan olahraga di lingkungan pendidikan.
Tak ketinggalan, Ketua Umum DPP FABEM, Zainuddin Arsyad, turut memberikan dukungan dan apresiasi terhadap turnamen ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan positif seperti ini merupakan bagian dari langkah besar menuju cita-cita membentuk Generasi Emas Indonesia 2045.
“Kami di DPP FABEM sangat mendukung setiap langkah pembinaan generasi muda. Turnamen futsal ini bukan hanya ajang olahraga, tapi juga bagian dari pembangunan karakter dan semangat kompetitif generasi masa depan bangsa,” ujar Zainuddin.
Dengan semangat kolaboratif dan kepedulian terhadap pengembangan generasi muda, FABEM Jatim menunjukkan peran aktifnya dalam menciptakan ruang positif bagi pelajar. Turnamen ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan memberi dampak positif yang lebih luas.
Semangat berkompetisi, nilai sportivitas, dan pembinaan karakter menjadi warisan berharga dari gelaran Piala Fabem Jatim Cup 2025 — sebuah panggung bagi lahirnya atlet muda yang tidak hanya sehat secara fisik, tapi juga unggul dalam mental dan moral.










