Korannusantara.id – Manado, Dewan Pimpinan Wilayah Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM Sulut) Sulawesi Utara menyatakan dukungannya terhadap program prioritas nasional di bawah pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam hal pemerataan akses pangan sebagai langkah percepatan pertumbuhan ekonomi nasional. Jumat (11/7)
FABEM Sulut menilai, program tersebut merupakan langkah konkret dalam menjawab tantangan ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Ketua Umum FABEM Sulut, Combyan Lombongbitung atau yang akrab disapa CLB menyampaikan pada awal media bahwa ketahanan pangan adalah kemampuan pemerintah, khususnya di daerah, dalam menyediakan, mengakses, dan memanfaatkan pangan yang cukup, aman, serta bergizi bagi seluruh lapisan masyarakat secara berkelanjutan, terlebih dalam menghadapi krisis dan perubahan iklim.
“Kami berkomitmen menjadi garda terdepan bersama pemerintah pusat hingga daerah dalam menjaga swasembada pangan, khususnya di Sulawesi Utara,” tegas CLB.
Sebagai bentuk nyata komitmen tersebut, FABEM Sulut telah meluncurkan salah satu program prioritas yang menggabungkan aspek pelestarian lingkungan dan ketahanan pangan dengan nama “Sulut Hijau – Sulut Tahan Pangan.”
Dalam implementasinya, FABEM Sulut bersama para penggiat pertanian telah melakukan pembudidayaan kacang koro di Desa Kolongan, Kabupaten Minahasa Utara.
Gerakan ini merupakan bagian dari inisiasi DPP FABEM Pusat dalam rangka mewujudkan swasembada pangan serta menjaga kelestarian lingkungan hidup di seluruh wilayah Indonesia.tutup Clb



