Korannusantara.id, Jakarta – Analis Politik dan Pemerhati Sosial, Nasky Putra Tandjung atau NPT apresiasi dan puji gerak cepat, langkah strategis, dan win-win solution Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Prof. Dr. Sufmi Dasco Ahmad, SH., MH atasi permasalahan pulau Enggano, di Provinsi Bengkulu.
“Ini merupakan bukti konkret dan komitmen nyata keberpihakan pimpinan DPR RI, Sufmi Dasco dalam mengimplementasikan peran strategis legistatif sebagai wadah aspirasi masyarakat dan penyambung lidah rakyat kepada Pemerintah Pusat dalam menjaga stabilitas sosial, politik, dan keamanan nasional,” kata Nasky dalam keterangannya, pada Rabu (25/6/2025).
Oleh karena itu, Langkah responsif dan pro-aktif Waka DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad patut di apresiasi dan didukung oleh semua komponen bangsa.
“Nasky menilai, Dasco sangat cekatan dan peduli dalam mendengarkan dan menyerap aspirasi dari semua elemen masyarakat baik diruang publik maupun di platform media sosial terkait permasalahan Pulau Enggano, Bengkulu, yang tengah terisolasi akibat pendangkalan,” sambungnya.
Alumni indef school of political economy Jakarta, Nasky, menjelaskan sesuai dengan amanat konstitusi dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 menyatakan, bahwa salah satu tujuan negara Indonesia, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
“Dengan demikian, lanjutnya, UUD 1945 juga memiliki makna yang sangat penting sebagai dasar negara Indonesia. Ada cita-cita luhur, tujuan negara, dan prinsip-prinsip dasar yang menjadi landasan bagi seluruh penyelenggaraan negara dan kehidupan berbangsa. Ini merupakan sumber hukum tertinggi yang memuat nilai-nilai Pancasila dan menjadi acuan moral bagi penyelenggaraan Pemerintahan,” jelasnya.
Oleh karena itu, Nasky berpandangan, peran strategis yang diinisiatif oleh Waka DPR RI, Dasco sudah tepat dan sesuai dengan amanat konstitusi dalam pembukaan Undang-undang Dasar (UUD) 1945.
Menurutnya, Sebagai Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco punya mandat moral force dan konstitusional untuk mengambil peran aktif dalam mendorong permasalahan Pulau Enggano, di Provinsi Bengkulu yang tengah terisolasi akibat pendangkalan agar dipercepat dalam proses pembangunan yang sustainable.
“Oleh sebab itu, sebagai Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad sangat cantik dalam memainkan peran pentingnya sebagai jembatan komunikasi antara lembaga legislatif dan Presiden RI, Prabowo Subianto dalam mencari win-win solution,” ungkapnya.
Selain itu, kata Nasky, Langkah progresif Ini menunjukkan komitmen tegas antara legislatif dan pemerintah pusat terhadap penyelesaian cepat dan solutif dalam menyikapi permasalahan pendangkalan pulau yang berpotensi menciptakan ketegangan dan polarisasi antar masyarakat.
“Maka oleh karena itu, sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil civil society Ia kembali menegaskan apresiasi dan mendukung penuh gerak cepat dan komitmen tegas Presiden RI, Prabowo untuk ambil alih persoalan dengan menandatangani instruksi presiden (inpres) percepatan pembangunan di Enggano agar tak menimbulkan konflik dan ketegangan sosial ditengah-tengah masyarakat nantinya,” ucapnya.
“Kami menyakini bahwa Presiden RI, Prabowo Subianto sebagai decision maker dan patriotik sejati pasti akan menunjukkan sikap konsistensi dalam merawat dan menjaga persatuan dan kesatuan NKRI diatas kepentingan politik dan kelompok manapun,” tutupnya.
Sebelumnya, Presiden RI, Prabowo Subianto menandatangani instruksi presiden (inpres) percepatan pembangunan di Enggano. Prabowo berharap inpres ini dapat mendorong pembangunan di pulau yang tengah terisolasi ini.
Penandatanganan ini dilakukan setelah Presiden menggelar rapat koordinasi bersama DPR yang diwakili pimpinan Sufmi Dasco Ahmad, Selasa (24/6/2025).
Masyarakat Enggano menemui Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad yang lalu berkoordinasi dengan Ketua DPR RI, Puan Maharani. Aspirasi tersebut lalu disampaikan kepada Presiden Prabowo.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, membeberkan hasil rapat koordinasi pemerintah terkait permasalahan Pulau Enggano, Bengkulu, yang tengah terisolasi akibat pendangkalan. Presiden Prabowo Subianto disebut telah menerbitkan instruksi presiden (inpres) merespons persoalan tersebut.
“Kami mengadakan rapat koordinasi dengan kementerian-kementerian terkait dan dengan hasil sinkronisasi pembagian tugas agar permasalahan cepat selesai, dan untuk sebagai payung maka diteken inpres yang tadi ditandatangani oleh Pak Prabowo,” kata Dasco, Jakarta, Selasa (24/6/2025). (red)



