Korannusantara.id, Madina – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Irsal Pariadi, S.STP, mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Madina menyadari bahwa masih ada beberapa desa yang sampai saat ini belum ada memiliki gedung kantor kepala desa.
Oleh karena itu, Irsal Pariadi menyampaikan, Pemkab Madina sambut baik atas kritikan dan saran dari elemen masyarakat untuk keberlangsungan tata kelola Pemerintah yang akuntabel dan profesional.
“Terima kasih atas kritik dan saran dari elemen masyarakat, ini akan menjadi perhatian khusus bagi kami untuk mendata dan mempercepat pembangunan kantor kepala desa,” kata Kadis PMD Kabupaten Madina, Irsal Pariadi kepada wartawan, pada Senin (23/6/2025).
“Irsal Pariadi menegaskan, dan meminta setiap Kepala Desa (Kades) agar bersikap responsif dan pro-aktif dalam meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat di kantor yang sudah ada. Namun, untuk desa yang belum ada kantornya kita harap bisa berinisiatif memakai fasilitas lain untuk sementara waktu,” ungkapnya.
Dia mengingatkan, bahwa Kepala Desa adalah ujung tombak dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. karenanya Kepala Desa diminta untuk responsif dan gerak cepat sehingga mampu mengakomodasi kepentingan pelayanan masyarakat. karena itu pula, peran Kepala Desa berada pada posisi yang sangat strategis dalam penyelenggaraan otonomi daerah.
“Ia berharap sinergi kolaborasi antar desa-desa di Madina dapat berjalan dengan baik demi pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
“Disisi lain, Kadis PMD Madina menjelaskan, setiap langkah dan evaluasi terhadap kinerja kepala desa dan perangkat desa secara berjenjang sudah dilaksanakan baik melalui pembinaan camat, pembinaan dinas PMD dan pengawasan inspektorat daerah,” jelasnya.
Namun, kata Dia, jika apabila kinerja pemerintah desa kepada masyarakat nya tetap rendah, maka kami akan menindak tegas sesuai aturan dan mekanisme yang ada.
Selain itu, Kadis PMD Madina, Irsal Pariadi menyampaikan, dalam mendukung program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Madina sejalan program prioritas nasional seperti pembentukan koperasi desa merah putih yang sampai saat ini sudah terbentuk 100% di 377 desa.
“Oleh karena itu, Ia mengajak dan mendorong elemen masyarakat untuk saling bersinergi bekerja keras dalam menggali potensi yang ada di desa guna membangun desa agar lebih baik dan tingkatkan kualitas kinerja aparatur pemerintah desa secara maksimal untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati Madina,” ajaknya.
Selanjutnya, soal pencairan Dana Desa dan BLT berjalan sesuai target sehingga kami menilai kinerja dan aspek pelayanan publik di desa sudah baik.
“Apabila masih ada desa yang melenceng dari tujuan dan harapan masyarakat kami juga akan memberikan tindakan tegas sehingga ke depan penyelenggara pemerintah desa di semua tingakatan dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tutupnya. (red)



