Korannusantara.id, Jakarta – Menjelang pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke – 79 Tahun yang jatuh pada 1 Juli 2025. Divisi Humas Polri di bawah kepemimpinan Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho beserta jajarannya mendapat apresiasi dan pujian dari berbagai pihak, kali ini datang dari Aktivis Pemuda Nasional dan Pemerhati Sosial, Nasky Putra Tandjung.
Publik menilai Divisi Humas Polri di bawah kepemimpinan Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho telah menunjukkan wajah baru kehumasan Polri yang lebih komunikatif, responsif, solutif, dan humanis dalam pelayanan dan informasi publik.
Hal tersebut dibuktikan atas keberhasilan dan prestasi dimana Divisi Humas Polri meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dalam Zona Integritas. Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Kapolri, Listyo Sigit Prabowo kepada Irjen Pol Sandi dalam acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Polri, yang digelar di Gedung Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Kamis (19/6/2025).
“Alumni Indef school of polical economy Jakarta, Nasky menilai, Divisi Humas Polri berhasil menanamkan budaya kerja profesional yang tidak hanya fokus pada penyampaian informasi publik, tetapi juga pada pengelolaan opini dan edukasi publik yang sehat dan bijak dalam menangkal penyebaran berita hoaks dan disinformasi di era digital,” kata Nasky dalam keterangannya, pada Senin (23/6/2025).
Oleh karena nya, Sebagai bagian dari elemen masyakat sipil civil society, Kami memberikan apresiasi terhadap berbagai pencapaian kinerja Div Humas Polri dibawah kepemimpinan Bapak kepemimpinan Irjen Pol Sandi Nugroho beserta jajarannya. Menurut Nasky, Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi di tubuh Divisi Humas Polri tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencerminkan perubahan kultural yang kuat menuju birokrasi yang bersih, akuntabel, dan melayani.
“Selain itu, Nasky mengatakan, apresiasi atas capaian Div Humas Polri dalam upaya reformasi birokrasi. Ia menekankan bahwa pencapaian tersebut harus dijaga dengan komitmen kuat terhadap integritas, transparansi, dan pelayanan publik yang berorientasi pada hasil,” ujarnya.
Eks Pengurus Besar HMI ini menilai Div Humas Polri dalam perjalanannya terus berbenah, bertransformasi, dan semakin menunjukkan kinerja yang cukup baik dan berdampak positif untuk masyarakat. Kehadiran Humas Polri sangat nyata di tengah-tengah kehidupan masyarakat sebagai pelayan dan pengayom masyarakat.
Karena itu, Lanjut Nasky, berdasarkan Pasal 30 UUD 1945 mengatur Polri merupakan salah satu kekuatan utama sistem pertahanan rakyat semesta dengan melibatkan rakyat sebagai pendukung. Menurutnya, Polri bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat serta menegakkan hukum.
“Jika mengacu pada norma konstitusi tersebut, di mana frasa serta menegakkan hukum justru disebut terakhir setelah frasa melindungi, mengayomi, dan melayani. Maka jelas ekspektasi kita terhadap Polri sangatlah besar. Kita bukan sekadar menginginkan Polri yang profesional dalam menegakkan hukum, namun lebih dari itu kita menuntut Polri berperan besar dalam kehidupan kebangsaan,” tuturnya.
Dengan demikian, Kerja keras Divisi Humas Polri ini adalah wujud implementasi program PRESISI Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dalam mewujudkan Polri yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.
“Pelayanan publik yang responsif dan pro-aktif dari Humas Polri atas aduan masyarakat sejalan dengan arahan Kapolri dan sejalan dengan asta cita Presiden Prabowo untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045,” sambungnya.
Oleh karena itu, sebagai bagian dari elemen Pemuda Indonesia, Kami kembali menegaskan, Peraih Adhi Makayasa atau lulusan terbaik Akpol 1995 Irjen Sandi beserta jajarannya sangat patut diapresiasi dan didukung oleh semua elemen masyarakat. “Karena, Lanjut Dia menjelaskan, Pendekatan yang dilakukan jauh melampaui tugas-tugas konvensional penegakan hukum ini adalah bentuk nyata dari kepemimpinan institusional yang visioner, responsif, humanis, dan patriotik. Tagline yang diusung “Polri untuk Masyarakat” kali ini benar-benar diwujudkan di lapangan. Masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri di tengah-tengah kehidupan meraka dengan rasa aman dan nyaman,” tegasnya.
“Selamat kepada Polri yang pada tanggal 1 Juli ini genap berusia 79 tahun. Masyarakat mulai merasakan kehadiran Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga di bidang seperti edukasi, sosialisasi dan pelayanan publik yang humanis,” tutupnya. (red)



