Korannusantara.id – Belum hilang gaduh isu mantan Menag Yaqut korupsi kuota Haji Furoda.Kini muncul gaduh baru, ribuan Haji Furoda (diluar kuota Pemerintah/Haji Reguler) gagal berangkat, karena Visa Mujamalah tidak terbit sejak Kerajaan Arab Saudi menghentikan proses pada 26 Mei 2025.
Tentu menjadi gaduh, jamaah terancam kehilangan ratusan juta dari ONH nya yang berkisar 350 juta sampai 1 Milyar.
Sekitar 300 travel juga kehilangan akibat bayar dimuka untuk Transportasi PP, Akomodasi selama lebih 20 hari dll.
Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pengusaha Arab Saudi tidak berkenan re-imburse.
Dari kegaduhan terdahulu banyak Travel kolaps dan sampai sekarang berhutang.
Apakah tidak sebaiknya Pemerintah fokus urus Haji Reguler dan Khusus yang kuotanya 241.000, dimana para Calhaj sudah menunggu puluhan tahun untuk berangkat haji, sambil terus meningkatkan kualitas?
Perlu Evaluasi…



