Korannusantara.id – Bekasi, Pemerintah Kabupaten Bekasi berhasil menggelar Bekasi Pasti Kerja Expo 2025 pada Selasa (27/5), yang dipusatkan di kawasan Presiden University, Cikarang. Acara ini mendapat sambutan meriah dari ribuan pencari kerja yang memadati lokasi sejak pagi, sekaligus menjadi langkah strategis dalam upaya menekan angka pengangguran di Kabupaten Bekasi.
Turut hadir dalam pembukaan expo sejumlah pejabat penting, antara lain Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, Wakil Bupati Dr. Asep Surya Atmadja, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Kodim 0509, Polres Metro Bekasi, serta perwakilan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi. Hadir pula pimpinan Presiden University, pimpinan Kawasan Jababeka, serta jajaran direksi perusahaan peserta expo.
Foto istimewa : Secara simbolis Bekasi Pasti kerja Expo 2025 telah Dibuka
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Nur Hidayah Setyowati, S.E., M.M., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini didanai oleh APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2025, dengan partisipasi 64 perusahaan yang menawarkan 217 formasi jabatan dan membuka sekitar 2.557 lowongan kerja. Ia juga menyebutkan bahwa hingga siang hari, jumlah pengunjung yang hadir diperkirakan mencapai 25.000 orang.
Dalam pidatonya, Bupati Ade Kuswara Kunang menegaskan bahwa expo ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja dirinya bersama Wakil Bupati, yang fokus pada percepatan penyerapan tenaga kerja. “Kami konsisten menurunkan angka pengangguran. Expo ini adalah bentuk konkret dari kerja nyata yang kami mulai sejak hari pertama menjabat,” ujarnya.
Bupati Ade juga mengapresiasi program door-to-door yang digagas Wakil Bupati sebagai pendekatan aktif untuk melibatkan para stakeholder dan pelaku industri dalam membuka lapangan kerja. Ia menyebutkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan expo ini.
Lebih lanjut, ia berharap Bekasi Pasti Kerja Expo dapat menjadi agenda tahunan dan menjangkau lebih banyak perusahaan serta pencari kerja di masa mendatang. “Kami ingin ini menjadi gerakan berkelanjutan, yang benar-benar mampu mengurangi angka pengangguran secara signifikan di Kabupaten Bekasi,” tutupnya.