• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

Kadis Dlh Kabupaten Bekasi Polemik TPA, Saya Tanggung Jawab dan Tidak Menyalahkan Pihak Manapun

Redaksi by Redaksi
15 April 2025
in Daerah
0
Kadis Dlh Kabupaten Bekasi Polemik TPA, Saya Tanggung Jawab dan Tidak Menyalahkan Pihak Manapun

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi "Syafri Donny Sirait "

0
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id-Kabupaten Bekasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, akhirnya buka suara menanggapi polemik pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng dan kasus hukum yang menjeratnya.

Donny mengaku tengah menjalani proses hukum atas dugaan kelalaian sebagaimana diatur dalam Pasal 99 UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Saya dipanggil KLH dua minggu lalu. Tuduhan kelalaian saya terima dengan tanggung jawab, tapi saya perlu meluruskan agar masyarakat tidak salah paham,” ungkap dia kepada Cikarang Ekspres dalam konferensi pers, Rabu (19/3).

Ia memaparkan, berdasarkan audit Kementerian PUPR tahun 2014, TPA Burangkeng sudah dinyatakan overload sejak 2013. TPA seluas lima hektare yang beroperasi sejak 1997 hanya memakai sistem open dumping. Lahan bahkan berkurang karena proyek jalan tol.

Longsor sudah sering terjadi. Saat saya menjabat sejak Mei 2023, kondisinya darurat. Kami langsung susun langkah penanganan,” jelas Donny.

Menurutnya, Pemkab Bekasi saat ini tengah mencari solusi jangka panjang. Salah satunya melalui skema KPBU dengan investor. Namun, lahan minimal lima hektare menjadi syarat utama, yang sampai hari ini belum dimiliki.

Kami sudah bersurat ke Kejaksaan Agung untuk memanfaatkan lahan sitaan negara di Muaragembong. Bupati yang baru juga sudah kami ajak koordinasi,” ujarnya.

Dony mengingatkan, penggunaan teknologi seperti RDF (Refuse-Derived Fuel) tidaklah murah. Kajian awal menunjukkan kebutuhan dana hingga Rp5 miliar per bulan untuk mengolah hanya 100 ton sampah.

Produksi sampah Kabupaten Bekasi 2.200 ton per hari. Kalau RDF semua, biayanya hampir Rp1 triliun per tahun. Jelas tidak realistis,” tutupnya.

 

( Adis)

 

 

226
Tags: Kabupaten BekasiKasus KLHKPolemik TPAPress ConfrenceSyafri Donny Sirait
Previous Post

Musrenbang RKPD Provinsi Sumbar: Wamendagri Bima Minta Pemda Pahami Program Prioritas Presiden

Next Post

Mahasiswa Desak Kajari Periksa Kepala Disperkimtan Kab. Bekasi

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Mahasiswa Desak Kajari Periksa Kepala Disperkimtan Kab. Bekasi

Mahasiswa Desak Kajari Periksa Kepala Disperkimtan Kab. Bekasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SMA Negeri 1 NA IX-X Dirgahayu Republik Indonesia

PERUMDA TIRTA BHAGASASI

PERUMDA TIRTA BHAGASASI
UCAPAN HUT RI DAN HUT KABUPATEN BEKASI
Keluarga Besar Perumda Tirta Patriot

Iklan Ucapan Selamat

Kepala Disdik Kabupaten Labuhanbatu

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.