• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

DPR RI Desak Apple Tanggung Jawab atas Ketimpangan Investasi

Redaksi by Redaksi
17 November 2024
in Nasional, Ekonomi
0
Soal Putusan MK terkait Sanksi Pidana bagi TNI-Polri yang Tak Netral, Komisi II DPR RI: Kita Dukung Agar Pemilu Jurdil

Ket. Gedung Kompleks DPR RI

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Muhammad Hanif Dhakiri menilai perusahaan Apple berkontribusi terhadap ketimpangan pendapatan investasi di Indonesia. Pasalnya, meski meraih pendapatan lebih dari Rp. 30 triliun di Tanah Air, perusahaan teknologi asal AS ini belum memenuhi total komitmen investasinya.

Hanid menuturkan Apple harus memenuhi kurang lebih Rp. 300 miliar lagi dari total komitmen investasi sebesar 1,7 triliun. Angka ini dinilai jauh dari proporsional untuk mendukung perkembangan ekonomi nasional. Hanif menilai, hal ini bukan semata-mata soal angka, namun soal keadilan.

Pemerintah diminta untuk memanggil pihak Apple untuk memberikan penjelasan mengenai ketimpangan pendapatan investasi di Indonesia.

“Dengan pendapatan sebesar itu, Apple seharusnya memberikan kontribusi nyata yang sebanding untuk mendukung pembangunan ekosistem teknologi dan digital di Indonesia,” kata Hanif dalam keterangan tertulis, Minggu (17/11/2024).

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai, kontribusi Apple yang minim menunjukkan lemahnya tanggung jawab sosial perusahaan terhadap negara tempat mereka meraup keuntungan. Dalam hal ini, pemerintah diminta untuk memanggil pihak Apple secara resmi untuk memberikan penjelasan mengenai ketimpangan ini.

Hanif juga meminta pemerintah mengkaji ulang insentif dan kebijakan investasi asing. Hal ini agar perusahaan yang mendulang keuntungan besar di Indonesia diwajibkan memberikan kontribusi ekonomi yang lebih signifikan.

Komisi XI DPR menyatakan akan terus mengawal isu ini agar kepentingan nasional dan kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas utama, bukan sekadar keuntungan bagi perusahaan global.

“Jika Apple tidak segera merealisasikan komitmennya, bahkan memperbesar kontribusinya, maka pemerintah harus mempertimbangkan langkah tegas, termasuk evaluasi regulasi perdagangan dan investasi untuk perusahaan asing,” lanjutnya.

Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi VI DPR, Muhammad Husein Fadlulloh. Dia menilai langkah pemerintah sudah tepat untuk menahan pemasaran iPhone 16 di Indonesia. Langkah ini disebut membuat Indonesia tidak dipandang sebelah mata hanya sebagai negara sasaran market saja.

“Dengan investasi yang tidak begitu besar tapi iPhone bisa masuk, nah bagaimana ini cita-cita dari bangsa kita? Cita-cita dari presiden kita yang sekarang bahwa untuk bisa bikin laptop, bisa bikin mobil, motor, dan lain sebagai itu, bisa tercapai,” kata Husein.

Politisi Fraksi Partai Gerindra ini menambahkan, Indonesia memiliki potensi yang besar sebagai market gawai pintar. Sebab itu, sebisa mungkin dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memajukan perekonomian Indonesia, melalui pemanfaatan investasi.

270
Tags: AppleDPR RIGerindraHanifInvestasiPKB
Previous Post

Ketua DPR RI: Judi Online Ancam Masa Depan Generasi Muda

Next Post

Diforum APEC 2024, Prabowo Dorong Perdagangan Terbuka dan Adil Antarnegara

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Diforum APEC 2024, Prabowo Dorong Perdagangan Terbuka dan Adil Antarnegara

Diforum APEC 2024, Prabowo Dorong Perdagangan Terbuka dan Adil Antarnegara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.