• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Hukum & Kriminal

30 Kali Nama Disebut, KPK Ada Apa-apanya Jika Tidak Tahan Ketua Demokrat Sumut

Redaksi ✅ by Redaksi ✅
27 September 2024
in Hukum & Kriminal
0
30 Kali Nama Disebut

Presedium Mimbar Rakyat Anti Korupsi (MARAK), Arief Tampubolon

0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KoranNusantara.id,Medan-Komisi Pemberantasan Korupsi telah mengetahui nama Ketua DPD Partai Demokrat Sumut M. Lokot Nasution, 30 Kali nama disebut dalam persidangan kasus korupsi jalur kereta api Kementerian Perhubungan.

Namun KPK sampai saat ini belum juga menahan Lokot Nasution yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Pasti ada apa-apanya KPK jika tidak juga menahan Ketua Demokrat Sumut Lokot Nasution. Publik kan jadi bertanya, KPK ada sesuatu pastinya,” ungkap Presedium Mimbar Rakyat Anti Korupsi (MARAK) Arief Tampubolon di Medan, pada Jumat, (27/09/2024).

Menurut Arief, KPK telah mengendorkan penyidikan kasus korupsi jalur kereta api tersebut yang sudah menjadi konsumsi publik.

“Keberanian KPK jadi tertantang dengan anak maen Cikeas yang mau dilantik jadi anggota DPR RI periode 2024-2029 nanti. Apakah KPK bernyali menangkap Ketua Demokrat Sumut itu. Atau sebaliknya melenggang ke senayan karena diselamatkan KPK,” tegasnya.

“Kalau 30 kali namanya disebut dalam persidangan, pasti lokot nasution terlibat. Apa masih diam dan tutup mata KPK terhadap keterlibatan Lokot Nasution dalam kasus korupsi proyek jalur kereta api itu? Saya yakini KPK mempertimbangkan penahanan Lokot Nasution,” sambung Arief.

Arief pun mencurigai adanya intervensi yang diterima oleh penyidik KPK yang menangani kasus korupsi jalur kereta api tersebut, agar Lokot Nasution melenggang ke senayan jadi wakil rakyat.

“Marwah KPK tersandra akibat Lokot Nasution. Sekuat apakah Ketua Demokrat Sumut itu yang 30 kali disebut namanya dalam persidengan kasus korupsi. Atau jangan jangan penyidik KPK benar tidak berani karena anak main cikeas,” tandasnya.

(RED)

394
Tags: Ketua DPD Partai Demokrat SumutKPKM Lokot NasutionMedan
Previous Post

Buntut Pencabutan Kuasa, YK Ancam Ayah Almarhum Virendy, Seorang Pengacara dan Media

Next Post

Firman Jaya Daeli Diundang Sebagai Pembicara Pada Seminar UNSRAT Tentang Pemilu (Pilkada) Serentak

Redaksi ✅

Redaksi ✅

Next Post
Pengurus Majelis Permusyawaratan Mahasiswa

Firman Jaya Daeli Diundang Sebagai Pembicara Pada Seminar UNSRAT Tentang Pemilu (Pilkada) Serentak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.