• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Ketua KPK Sindir Tukang Pisang: Jangan Mimpi Naik Pesawat Terbang Kalau Tiketnya dari Gratifikasi

Redaksi by Redaksi
24 September 2024
in Nasional
0
Ketua KPK Sindir Tukang Pisang: Jangan Mimpi Naik Pesawat Terbang Kalau Tiketnya dari Gratifikasi
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango menyindir soal penggunaan pesawat jet pribadi dalam acara bertajuk ‘Korupsi dan Konflik Kepentingan, Peluncuran Modul Akademi Antikorupsi dan Diskusi Publik’ di Royal Kuningan Hotel, Jakarta, Selasa (24/9). Nawawi menyindir penggunaan jet pribadi yang bernuansa konflik kepentingan melalui sebuah pantun.

Nawawi mengungkapkan bahwa pesan itu bukan pantun, melainkan hanya pesan yang tidak bijak.

“Mengawali paparan ini dengan, ini bukan pantun, tetapi lebih pesan yang tidak bijak, tapi bukan pantun tapi pesan tidak bijak,” kata Nawawi.

Pimpinan KPK berlatar belakang hakim itu menyebut, pantun biasanya ditanggapi dengan kata cakep. Namun, kali ini ia meminta agar ditanggapi dengan kata Coi.

“Kalau biasanya pantun itu diikuti kata cakep, ini jangan diikutin kata cakep. Ini sudah cakep semua ngapain kita ulang kata cakep itu, tapi diganti kata CoI itu artinya Conflict of Interest, jadi selalu ingatkan kita CoI itu sangat hati-hati mengelolanya,” ucap Nawawi.

“Sang anak jualan pisang

Si Bapak pengusaha terasi

Jangan naik pesawat terbang

Kalau tiketnya dari gratifikasi,” ujar Nawawi.

“Saya minta pesan tak bijak ini tetap menjadi konsumsi di sini, kalau ada sampai memviralkan saya tetapkan royalti,” sambungnya.

Selain itu, di akhir pemaparannya, Nawawi juga kembali menyampaikan pesan dalam sebuah pantun.

“Burung pipit burung merpati

Bersiul riang di atas dahan

Jangan mimpi nebeng jet pribadi

Kalau cuma jualan pisang,” pungkasnya.

238
Tags: GRATIFIKASIJualan PisangKetua KPKKPK RINawawi PomolangoPesawat
Previous Post

Prabowo Subianto ke Anggota DPR Gerindra Terpilih: Ingat, Berbakti untuk Rakyat

Next Post

Jawaban Jujur, Ketua KPK Sebut Kinerja KPK di Angka 4 sampai 5 dari Skala 10

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
KPK Ungkap 107 LHKPN Bakal Calon Kepala Daerah Belum Lengkap

Jawaban Jujur, Ketua KPK Sebut Kinerja KPK di Angka 4 sampai 5 dari Skala 10

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.