Tapanuli Utara – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah resmi mengusung pasangan bakal calon Bupati Wakil Bupati, Satika Simamora-Sarlandy Hutabarat bertarung di Pilkada Tapanuli Utara 2024.

PDIP sebagai partai pengusung utama pasangan Satika-Sarlandy menilai Satika Simamora sebagai kader terbaik partai yang memiliki elektabilitas sangat tinggi sehingga diperintahkan maju di Pilkada Taput 27 November mendatang.
Hal itu ditegaskan Ketua DPC PDIP Taput, Nikson Nababan, yang juga merupakan Ketua Umum Pemenangan Satika-Sarlandy saat melantik sekaligus konsolidasi Tim Pemenangan dan Relawan Satika-Sarlandy se-Kecamatan Sipahutar, di Aula Gedung HKBP Sipahutar, Selasa (10/09/2024).
“Perlu saya sampaikan, sebagai seorang suami, saya tidak pernah memaksakan istri saya Satika Simamora maju di Pilkada Taput. Namun berdasarkan hasil survei, tingkat elektabilitas Satika Simamora sangat tinggi, sehingga partai tidak ada pilihan lain selain memerintahkan dan mengusung Satika-Sarlandy maju di Pilkada Taput,” kata Nikson Nababan di hadapan ribuan simpatisan dan pendukung Satika-Sarlandy yang memadati gedung hingga ke bagian luar Aula Gedung HKBP Sipahutar.
Mantan Bupati Taput 2 periode itu bercerita, seringkali sewaktu masih menjabat bupati, saat akan meninggalkan sebuah lokasi kegiatan yang mereka hadiri bersama, Nikson Nababan sering kali masih harus menunggu Satika Simamora di mobil. Karena di jalan, Satika Simamora masih menyapa, menyalami dan berkomunikasi dengan masyarakat.
Saat ditanya kenapa lama masuk ke mobil, Satika mengatakan masih harus menyapa dan komunikasi dengan warga masyarakat. Karena dengan itu, ia bisa tahu apa persoalan yang dialami rakyat Taput.
“Jadi, mungkin itu salah satu faktor yang membuat elektabilitas ibu Satika sangat tinggi di masyarakat. Dan, itu pula (elektabilitas tinggi), sehingga partai memerintahkannya untuk maju Pilkada Taput,” kata Nikson Nababan.
Nikson kemudian menegaskan, karya-karya pembangunan selama 10 tahun kepemimpinannya sebagai Bupati Tapanuli Utara harus dilanjutkan oleh Satika Simamora-Sarlandy Hutabarat.
Dimana dalam selama 10 tahun berbagai program pembangunan yang dilakukan di 241 desa 11 kelurahan. Seperti pembukaan jalan, perbaikan jalan dengan aspal hotmix, sekolah bebas pungutan, pembenahan rumah sakit dan puskesmas, alokasi dana desa (ADD), program lansia agar para lansia bisa selalu sehat dan sederajat program pembangunan lainnya.
Lebih lanjut, Nikson Nababan meminta agar seluruh warga masyarakat cerdas dan memilih pasangan Satika-Sarlandy di Pilkada Taput. Karena karya-karya pembangunan dalam 10 tahun terakhir hanya dapat dilanjutkan yang sudah berpengalaman yakni Satika Simamora dan Sarlandy Hutabarat.
Lebih lanjut, Nikson Nababan meminta agar seluruh warga masyarakat cerdas dan memilih pasangan Satika-Sarlandy di Pilkada Taput. Karena karya-karya pembangunan dalam 10 tahun terakhir hanya dapat dilanjutkan yang sudah berpengalaman yakni Satika Simamora dan Sarlandy Hutabarat.
“Karena di sisi lain, kubu yang lain menggaungkan perubahan. Apakah maksudnya mereka mau mengganti aspal hotmix menjadi lapen, pemberian alat mesin pertanian tidak dilanjutkan, PPPK dikembalikan menjadi honor, pemberian susu bagi lansia juga mau diubah menjadi tidak diberikan lagi. Dan juga program program bagus lainnya mau diubah? kita tidak tau. Makanya warga masyarakat harus cerdas menilai,” sebut Nikson.



