• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

Polemik Larangan Jilbab Bagi Paskibraka, Ketua Laz Al Washliyah Sumut: Inilah Definisi Dijajah Bangsa Sendiri

Redaksi by Redaksi
15 Agustus 2024
in Daerah
0
Polemik Larangan Jilbab Bagi Paskibraka, Ketua Laz Al Washliyah Sumut: Inilah Definisi Dijajah Bangsa Sendiri
0
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id–Medan,  Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke- 74 Tahun yang jatuh pada 17 Agustus 2024 dicemari oleh kabar buruk. Kabar ini datang dari para patriot muda yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) yang akan bertugas pada Upacara HUT Kemerdekaan RI di Ibukota Nusantara (IKN) . Hal ini dikarenakan adanya larangan mengenakan jilbab bagi Paskibraka putri oleh BPIP dengan alasan keseragaman.

Hal ini menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat karena kegembiraan menyambut HUT RI ke 74 Tahun ini dicederai dengan isu yang tidak Pancasilais bahkan menjurus kepada pelanggaran HAM. Sebab, jilbab sebagai hak bagi muslimah untuk dikenakan dalam segala aktivitas telah mendapat larangan dengan alasan yang tidak logis dari BPIP.

Kepada awak media, di Kantor PW AW Sumut pada hari Kamis (15/08/24). Banu Wira Baskara selaku Ketua LAZ Al Washliyah Sumatera Utara menyoroti apa yang terjadi pada paskibraka putri ini.

“Saya menilai bahwa sikap BPIP yang sering membuat kegaduhan harus segera dievaluasi baik itu personal Kepala BPIP yakni Profesor Yudian Wahyudi ataupun BPIP secara kelembagaan memang benar-benar dibutuhkan atau tidak”, ujarnya.

Menurut Banu, sapaan akrabnya bahwa rekam jejak Profesor Yudian Wahyudi memang dianggap kontroversial. Beberapa pernyataannya yang menyinggung soal agama sering membuat kegaduhan. Pada 2018 ketika menjabat sebagai Rektor UIN Sunan Kalijaga, beliau pernah membuat aturan larangan mengenakan cadar bagi mahasiswi. Kemudian pada 2020 juga ada pernyataan bahwa “musuh terbesar Pancasila adalah agama”, hingga yang terkini larangan jilbab bagi Paskibraka putri.

Meskipun sudah ada permintaan maaf secara resmi dari BPIP dan kini Paskibraka putri sudah dibolehkan mengenakan jilbab, Banu menilai harus ada evaluasi yang serius dari pemerintah.

“Profesor Yudian Wahyudi sudah sangat meresahkan, tidak layak menjadi Kepala BPIP. Cadar dilarang, agama dianggap musuh Pancasila, Paskibraka putri dilarang berjilbab. Kalau ini terus dibiarkan maka saya mengganggap inilah defenisi dijajah oleh bangsa sendiri. Sebab BPIP yang harusnya menjaga Pancasila malah mencederai Pancasila itu sendiri karena ulah Kepala BPIP sendiri”, tegas Banu.

Ia berharap keberadaan BPIP harus dikaji ulang baik secara fungsi maupun orang-orang yang layak duduk di BPIP.

(Abd Halim)

435
Tags: BPIBLarangan Pakai JilbabLAZ Al WasliyahPASKIBRAKA
Previous Post

Rehab Rumah Ibadah Gereja GKSI Program TMMD Reguler Ke- 121 Kodim 1210/Landak Capai 90 Persen

Next Post

DPC PKB Tanjungbalai Dukung Muhaimin Secara Aklamasi Untuk Memimpin PKB Kedepan

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
DPC PKB Tanjungbalai Dukung Muhaimin Secara Aklamasi Untuk Memimpin PKB Kedepan

DPC PKB Tanjungbalai Dukung Muhaimin Secara Aklamasi Untuk Memimpin PKB Kedepan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.