• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Kaget Muncul Istilah ‘Presidential Club’, Prabowo: Minum Kopi Saja

Redaksi by Redaksi
24 Mei 2024
in Nasional
0
Kaget Muncul Istilah ‘Presidential Club’, Prabowo: Minum Kopi Saja

Ket :Presiden terpilih, Prabowo Subianto

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Presiden terpilih Prabowo Subianto heran muncul istilah Presidential club. Ia bahkan menilai hal itu tak perlu dibentuk.

Ket. Presiden terpilih, Prabowo Subianto

Presidential club sendiri merupakan kelompok perkumpulan presiden yang wacananya diisi oleh mantan presiden RI, mulai dari Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, hingga Joko Widodo (Jokowi).

Prabowo mengaku tak pernah bicara soal presidential club. Namun, menurutnya, mungkin ada orang yang mendengar pemikiran dirinya dan menganalisa bahwa itu sebuah klub.

“Di sini kan presidennya tinggal beberapa orang. SBY, Bu mega, Jokowi, sekarang 20 Oktober Insya Allah saya. Hanya empat orang, empat gak usah bikin club, minum kopi saja bisa,” kata Prabowo dalam wawancara bersama TV One dikutip Jum’at (24/5/2024).

Oleh karena itu, Prabowo menilai ihwal presidential club tidak perlu dibesar-besarkan. Ia pun mengaku belakangan tak banyak komentar karena inti dari perkumpulan mantan presiden itu hanya untuk berkomunikasi.

Prabowo menambahkan dirinya ingin menerapkan ajaran dari nenek moyang orang Jawa yang memiliki istilah ‘Mikul Duwur Mendem Jero’.

“Jadi yang baik kita angkat, yang kurang baik kita tanam, sehingga ke depan sebagai pemimpin, mantan presiden pun masih pimpinan, punya jasa, punya pandangan, punya pengalaman kan bagus kalau komunikasinya baik,” jelas Prabowo.

Wacana pembentukan presidential club pertama kali dilontarkan juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, pada Jum’at (3/5/2024) lalu.

Dahnil menyebut presidential club sebenarnya bukan institusi. Istilah ini juga merupakan istilah yang dia sampaikan berangkat dari keinginan Prabowo.

Pembentukan kelompok ini juga dilakukan agar para mantan presiden yang masih ada bisa rutin bertemu. Dalam pertemuan itu mereka bisa bicara berbagai hal, termasuk masalah-masalah strategi kebangsaan.

“Presiden club itu istilah saya saja, bukan institusi. Ya (isinya) semua mantan presiden kita yang masih ada,” katanya.

308
Tags: Partai GerindraPrabowo SubiantoPresiden Terpilih
Previous Post

Presiden Jokowi Dikritik PDIP, Istana Itu untuk Internal Parpol

Next Post

Megawati Sentil TNI, Polri, KPU, Bawaslu, MK hingga KPK

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Megawati Sentil TNI, Polri, KPU, Bawaslu, MK hingga KPK

Megawati Sentil TNI, Polri, KPU, Bawaslu, MK hingga KPK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.