korannusantara.id, JAMBI- Kegiatan memperingati hari buruh Internasional yang dilakukan oleh banyak pihak satu diantaranya yaitu Federasi Serikat Buruh Kerakyatan (Serbuk) Indonesia wilayah Provinsi Jambi melakukan aksi damai memperingati Hari Buruh Sedunia (May Day) 2024. Rabu (1/5/24).
Ketua Komwil Federasi Serbuk Indonesia Jambi, Masta Melda Aritonang mengatakan aksi damai ini dalam rangka memperingati pejuang buruh terdahulu bertepatan dengan Hari Buruh Sedunia.
“Kami juga menyuarakan tuntutan kepada Pemerintah terkait kesehatan dan keselamatan kerja serta meminta menaikan upah yang murah,” ujar Aritonang.
Kemudian, Federasi Serbuk Indonesia Jambi ini juga meminta untuk dicabutnya UU Cipta Kerja nomor 6 tahun 2023 khususnya poin yang mengatur banyaknya potongan gaji pekerja buruh.
“Harapan kita kalopun UU cipta kerja no. 6 2023 tidak dicabut akan tetapi diperbaiki beberapa poin terkait hal – hal memotong hak buruh,” jelasnya.
Dalam aksi ini, Masta juga berharap para buruh pada tahun 2024 ini dapat lebih baik.
“Semoga para buruh ini nantinya mendapatkan jaminan kesehatan kerja dan lebih diperhatikan dari pemberi kerja,” tandasnya.
Dalam aksi damai ini, Federasi Serbuk Indonesia Jambi juga melakukan deklarasi terbentuknya organisasi tersebut pada hari Buruh Sedunia. Aksi damai ini dilakukan Federasi Serbuk Indonesia Jambi di Tugu Keris Siginjai, Kota Baru, Kota Jambi yang diikuti kurang lebih sebanyak 500 orang buruh dari berbagai perusahaan di Provinsi Jambi.
(Fr)



