Korannusantara.id, Lahat – Anggota MPR RI Fraksi Gerindra dari daerah pemilihan Sumatera Selatan II, Ir. Sri Meliyana melaksanakan sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Aula Terbuka Hotel Cendrawasih Lahat, pada Senin (28/9/2026) bersama para komunitas Aktivis, Pemuda dan Organisasi Masyarakat Kab. Lahat.
Dalam kesempatan ini, Legislator Gerindra itu kembali mengingatkan para peserta sosialisasi yang sebagian besar terdiri dari pemuda serta penggiat sosial kemasyarakatan untuk benar-benar dapat mengilhami serta mengaplikasikan nilai 4 pilar kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Kemudian, ia juga menyoroti bagaimana situasi kebangsaan hari ini yang cukup banyak diisi dengan agitasi, propaganda serta saling ujar kebencian dan fitnah, baik kepada pemerintah maupun antar sesama anak bangsa. Hal mana yang sangat rentan memecah terjadinya konflik sosial. Karenanya, ia berharap pemuda dan para penggiat (aktivis) sosial masyarakat dapat mengambil peran penting di dalamnya.
“Hari-hari ini kita melihat bagaimana banyaknya arus konflik yang tercipta akibat propaganda dan fitnah, baik kepada pemerintah maupun sesama anak bangsa. Karenanya semua pihak harus benar-benar dapat bersikap arif dan bijak dalam menyikapi persoalan kebangsaan hari ini,” kata Meli dalam keterangannya, Senin (28/9/2026).
“Bagaimanapun kita harus tetap membangun narasi positif serta optimisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara agar cita-cita bangsa dan program strategis pemerintah dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya,” sambung Meli sapaan akrabnya.
Selanjutnya, di akhir sosialisasi ia berpesan kepada para peserta, agar pelaksanaan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini tidak hanya sekedar ceremonial semata, namun memang benar-benar dapat menggali serta menginternalisasi pesan 4 pilar kebangsaan ke semua peserta.
Semoga para peserta dapat memahami dan mendalami pesan 4 pilar kebangsaan sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. “Kita ketahui bahwa Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika merupakan 4 (empat) pondasi utama yang dapat mempererat kita sebagai sebuah bangsa yang majemuk, untuk menuju tujuan berbangsa dan bernegara, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.



