KORANNUSANTARA.ID | MERAUKE — Pemanfaatan teknologi digital mulai dikenalkan kepada pelajar di wilayah Merauke, Papua Selatan, sebagai sarana mengembangkan potensi yang berada di lingkungan sekitar.
Hal itu dilakukan Tim 11 Ekspedisi Patriot IPB University melalui kegiatan edukasi digital di SMAN Plus Urumb.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan pengalaman membuat materi promosi dengan memanfaatkan sejumlah perangkat digital.
Materi yang diberikan mencakup strategi promosi, pembuatan desain menggunakan Canva, hingga penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk membantu menghasilkan ide konten.
Tim 11 mengajak peserta melihat produk lokal bukan sekadar sebagai barang yang digunakan atau dijual, tetapi juga sebagai bahan untuk membangun cerita dan informasi melalui media digital.
Sagu menjadi salah satu contoh yang digunakan dalam pembelajaran karena memiliki keterkaitan dengan kehidupan masyarakat setempat.
Peserta kemudian diperkenalkan pada cara menyusun informasi produk agar lebih mudah dipahami calon konsumen.
Beberapa unsur yang dibahas antara lain identitas produk, daya tarik, harga dan informasi mengenai cara memperoleh produk tersebut.
Cookies berbahan sagu lokal digunakan sebagai contoh dalam sesi praktik. Dari contoh tersebut, siswa diarahkan menyusun informasi produk menjadi materi yang dapat dipublikasikan melalui berbagai platform media sosial.
Tidak berhenti pada strategi promosi, siswa juga mendapatkan pembelajaran desain grafis menggunakan Canva.
Melalui modul yang disiapkan Tim 11, peserta mempraktikkan proses membuat materi visual, termasuk mengatur gambar, memasukkan teks dan menyusun elemen desain agar menghasilkan poster promosi.
Penggunaan AI juga menjadi bagian dari materi. Teknologi tersebut diperkenalkan untuk membantu siswa menemukan gagasan mengenai nama produk, slogan, caption, konsep video dan berbagai kebutuhan konten lainnya.
Tim 11 mengingatkan siswa agar tidak menerima hasil AI secara mentah. Setiap informasi yang dihasilkan teknologi perlu diperiksa kembali dan disesuaikan dengan fakta maupun karakter produk yang akan dipromosikan.
Kepala SMAN Plus Urumb menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurutnya, keterampilan yang diberikan Tim 11 dapat menjadi tambahan pengetahuan bagi siswa untuk menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan masa depan.
“Terima kasih banyak telah membagi ilmu kepada siswa-siswi kami di sekolah ini. Semoga ilmu yang diberikan dapat menjadi bekal untuk mereka ke depannya,” katanya.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan memiliki pengalaman awal dalam menggabungkan potensi lokal dengan kreativitas digital.
Produk yang tersedia di lingkungan masyarakat dapat dikembangkan menjadi bahan konten, sementara perangkat yang digunakan sehari-hari dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkannya kepada khalayak yang lebih luas.
Tim 11 Ekspedisi Patriot IPB University juga mendorong siswa untuk tidak ragu mencoba membuat konten dari hal-hal sederhana yang mereka temui di lingkungan sekitar.
Pemanfaatan teknologi diarahkan agar tetap produktif sekaligus mendukung pengenalan potensi lokal Papua Selatan.



