KORANNUSANTARA.ID | JAKARTA — Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) DKI Jakarta menggelar kegiatan Apresiasi Prestasi Panjat Tebing DKI Jakarta 2026 sebagai bentuk penghargaan terhadap seluruh unsur yang terlibat dalam pembinaan atlet.
Agenda tersebut digelar menyusul capaian kontingen Jakarta yang menjadi juara umum pada Kejuaraan Nasional Panjat Tebing Kelompok Umur XX FPTI 2026 di Jakarta.
Kejuaraan tersebut berlangsung 17–22 Juni 2026 di Jakarta International Climbing Wall Park.
Prestasi Jakarta juga tercatat dalam Open Tournament Piala Panglima TNI 2026 yang berlangsung di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, pada 15–19 September 2026.
Ajang tersebut diikuti 685 atlet dari 21 provinsi dengan nomor pertandingan lead dan speed.
Dalam kegiatan apresiasi, FPTI DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada 11 klub yang dinilai memiliki kontribusi dalam proses pembinaan atlet.
Penghargaan tersebut diberikan bersama apresiasi kepada atlet, pelatih, pengurus dan orang tua atlet.
Sekretaris Umum FPTI DKI Jakarta Sandi Budiansyah yang mewakili Ketua Umum FPTI DKI Jakarta hadir bersama jajaran pengurus.
Turut hadir Ketua Umum FPTI Kota Jakarta Utara M. Ichwan Ridwan, Sekretaris Umum FPTI Kota Jakarta Timur Reza Pahlevi serta perwakilan klub, atlet, pelatih dan keluarga atlet.
Dalam kesempatan tersebut, Sandi menyampaikan bahwa pencapaian atlet merupakan bagian dari proses pembinaan yang melibatkan banyak unsur.
Dukungan klub, pelatih, organisasi dan keluarga menjadi bagian dari perjalanan atlet dalam mengikuti berbagai kompetisi.
M. Ichwan Ridwan yang menyampaikan sambutan mewakili Pengurus Kota FPTI se-DKI Jakarta juga menyoroti pentingnya menjaga komunikasi dan kerja sama antarpengurus serta klub.
Menurutnya, kesinambungan pembinaan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur olahraga panjat tebing.
Selain pemberian penghargaan, acara diisi dengan talkshow bersama dua atlet asal Jakarta, Antasyafi Robby Al Hilmi dan Rajiah Salsa Bilah.
Keduanya berbagi pengalaman mengenai latihan, persiapan menghadapi pertandingan dan pengalaman bertanding di tingkat internasional.
Sesi tersebut dimanfaatkan atlet-atlet muda untuk berdialog secara langsung dengan kedua seniornya.
Materi yang dibagikan mencakup proses panjang seorang atlet dalam membangun kemampuan melalui latihan dan pengalaman kompetisi.
FPTI DKI Jakarta kemudian melanjutkan agenda pembinaan dengan mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kejuaraan mendatang. Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah PON XXII 2028 NTB-NTT.
Penguatan koordinasi antara FPTI DKI Jakarta, Pengurus Kota dan klub menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pembinaan.
Melalui pola tersebut, pembinaan atlet diharapkan terus menghasilkan regenerasi untuk memperkuat tim Jakarta pada kompetisi nasional maupun membuka peluang tampil di level internasional.
Kegiatan Apresiasi Prestasi Panjat Tebing DKI Jakarta 2026 turut mendapat dukungan dari Consina.



