• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Artikel

Sekjen APKLI Saiful Chaniago Optimis Presiden Prabowo Wujudkan Ekonomi Tumbuh 8 Persen Lewat Ekonomi Kerakyatan

Redaksi by Redaksi
20 September 2026
in Artikel
0
Sekjen APKLI Saiful Chaniago Optimis Presiden Prabowo Wujudkan Ekonomi Tumbuh 8 Persen Lewat Ekonomi Kerakyatan

Ket : Sekretaris Jenderal DPP APKLI Merah Putih, Saiful Chaniago

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id – JAKARTA, Sekretaris Jenderal DPP APKLI Merah Putih, Saiful Chaniago, menyatakan optimistis penguatan ekonomi kerakyatan dapat mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang menjadi salah satu sasaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Saiful menjelang pelantikan Pengurus Pusat APKLI Merah Putih yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Oktober 2026 di Jakarta.

 

Menurut Saiful, sejumlah program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kampung Nelayan Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan program perumahan dinilai memiliki potensi untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

 

“Program ekonomi kerakyatan Presiden Prabowo bukan wacana. Sudah jalan dan sudah dirasakan PKL dan UMKM. Karena itu kami optimis 8 persen bisa tercapai,” kata Saiful dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).

 

Saiful menyebut MBG sebagai salah satu program yang menurutnya dapat menciptakan efek berganda terhadap perekonomian apabila rantai pasoknya melibatkan pelaku usaha lokal.

 

Ia mencontohkan kebutuhan bahan pangan seperti telur, ayam, sayuran, hingga jasa pengolahan makanan yang dapat melibatkan petani, peternak, UMKM kuliner, serta pedagang kecil.

 

“MBG dapat menjadi mesin pertumbuhan ekonomi desa karena rantai pasoknya bisa melibatkan petani, peternak, UMKM dan PKL,” ujarnya.

 

Pemerintah sendiri telah menyatakan bahwa MBG, KDKMP, dan Kampung Nelayan Merah Putih diarahkan untuk saling mendukung dalam penguatan ekonomi desa dan hilirisasi.

 

Koperasi dan Kampung Nelayan

 

Selain MBG, Saiful menyoroti keberadaan KDKMP sebagai instrumen untuk memperluas akses pembiayaan dan memperkuat rantai pasok di tingkat desa.

 

Menurutnya, koperasi dapat menjadi mitra bagi pelaku PKL dan UMKM dalam memperoleh modal usaha sekaligus memperluas akses pasar.

 

“KDMP harus menjadi mitra strategis warung kelontong, pasar rakyat, pasar malam dan bazar, bukan menjadi pesaing,” katanya.

 

Pemerintah sebelumnya menyebut KDKMP diarahkan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi, termasuk mendukung distribusi kebutuhan masyarakat serta memperkuat posisi petani dan nelayan dalam rantai pasok.

 

Saiful juga menilai program Kampung Nelayan Merah Putih dapat memperkuat sektor kelautan melalui peningkatan akses nelayan terhadap sarana produksi, penyimpanan hasil tangkapan, pembiayaan, dan pasar.

 

Ia mengatakan, keterlibatan pelaku usaha kecil dalam rantai pasok tersebut penting agar manfaat program pemerintah dapat dirasakan secara lebih luas.

 

Soroti Program Pemerintah Lainnya

 

Selain tiga program tersebut, Saiful menyebut Sekolah Rakyat dan program pembangunan perumahan sebagai kebijakan yang menurutnya berpotensi menciptakan aktivitas ekonomi bagi masyarakat.

 

“Program-program tersebut memiliki keterkaitan dengan ekonomi rakyat karena melibatkan banyak sektor, mulai dari tenaga kerja hingga pelaku usaha kecil,” ujarnya.

 

Saiful juga menyatakan APKLI Merah Putih mendukung penguatan kapasitas pelaku PKL dan UMKM melalui pendataan, pendampingan usaha, akses permodalan, serta penguatan rantai pasok.

 

Ia mengatakan organisasi tersebut tengah menyiapkan sejumlah program, di antaranya Big Data PKL-UKM 2028, Modal Usaha Produktif dan Pendampingan (MUPP), Sentra Rantai Pasok, serta program penguatan kelembagaan ekonomi UMKM.

 

Jelang Pelantikan Pengurus Pusat

 

Saiful menambahkan, pelantikan Pengurus Pusat APKLI Merah Putih pada 17 Oktober 2026 akan menjadi momentum konsolidasi organisasi dan penguatan program bagi PKL serta UMKM di berbagai daerah.

 

Ia mengatakan pelantikan tersebut akan dihadiri unsur pimpinan wilayah dan pimpinan cabang APKLI dari berbagai daerah di Indonesia.

 

“Kami siap memperkuat peran PKL dan UKM dalam ekosistem ekonomi kerakyatan,” kata Saiful.

 

Menurutnya, apabila daya beli masyarakat meningkat dan pelaku usaha kecil memperoleh akses terhadap modal serta pasar, maka aktivitas ekonomi di tingkat bawah dapat ikut berkembang.

 

“Jika ekonomi rakyat kuat, daya beli naik, warung laku dan PKL sejahtera, maka pertumbuhan ekonomi akan semakin kuat,” pungkasnya.

Views: 269
Previous Post

Pendidikan Gratis SD hingga PTN Prof Didik: Prabowo Tinggal Melanjutkan Fondasi yang Sudah Ada

Next Post

Brimob Polda Metro Jaya Sabet 2 Gelar Juara di Piala Panglima TNI 2026

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Brimob Polda Metro Jaya Sabet 2 Gelar Juara di Piala Panglima TNI 2026

Brimob Polda Metro Jaya Sabet 2 Gelar Juara di Piala Panglima TNI 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.