• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Pendidikan

Universitas Aufa Royhan Laksanakan Pembukaan PBL Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat di Kecamatan Angkola Timur

Redaksi by Redaksi
1 September 2026
in Pendidikan
0
Universitas Aufa Royhan Laksanakan Pembukaan PBL Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat di Kecamatan Angkola Timur
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id – Tapanuli Selatan, Universitas Aufa Royhan di Kota Padangsidimpuan melalui Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Sarjana, Fakultas Kesehatan, melaksanakan kegiatan pembukaan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) di wilayah kerja Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan. Kegiatan PBL ini akan dilaksanakan selama kurang lebih enam minggu sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis pengalaman dan penguatan kompetensi mahasiswa di tengah masyarakat.

Kegiatan pembukaan PBL dihadiri oleh perwakilan Camat Kecamatan Angkola Timur, dalam hal ini Ibu Kasi, Kepala Puskesmas Huraba, Kepala Puskesmas Pargarutan, para Kepala Desa, serta para Kepala Dusun di wilayah pelaksanaan PBL. Dari pihak Universitas Aufa Royhan, kegiatan turut dihadiri oleh Wakil Rektor I, Ketua Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Sarjana, dosen pembimbing lapangan, serta 58 mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Sarjana.

Pelaksanaan PBL merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengintegrasikan pengetahuan teoritis yang diperoleh selama perkuliahan dengan kondisi dan permasalahan kesehatan yang ditemukan secara langsung di masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami berbagai determinan kesehatan serta mengembangkan kemampuan dalam melakukan identifikasi masalah, analisis situasi, perencanaan intervensi, hingga evaluasi program kesehatan masyarakat.

Wilayah Kecamatan Angkola Timur dipilih sebagai lokasi pelaksanaan PBL dengan mempertimbangkan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam memahami dinamika kesehatan masyarakat pada tingkat komunitas. Selama kurang lebih enam minggu, mahasiswa akan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat serta berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, puskesmas, dan unsur masyarakat setempat.

Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan PBL. Sinergi antara institusi pendidikan, pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan pemerintahan desa diharapkan dapat menciptakan proses pembelajaran yang kontekstual sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Ketua Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Sarjana menyampaikan bahwa PBL tidak hanya diarahkan untuk memenuhi capaian pembelajaran akademik, tetapi juga menjadi wahana pembentukan karakter profesional mahasiswa. Mahasiswa dituntut untuk mampu menerapkan prinsip komunikasi, kolaborasi, pemberdayaan masyarakat, serta pengambilan keputusan berbasis data dalam menghadapi berbagai persoalan kesehatan di lapangan.

Sementara itu, kehadiran pihak kecamatan, puskesmas, kepala desa, dan kepala dusun menunjukkan adanya dukungan dan komitmen bersama terhadap pelaksanaan kegiatan akademik di masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan antara Universitas Aufa Royhan dengan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tapanuli Selatan.

Melalui pelaksanaan PBL selama kurang lebih enam minggu ini, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan pengalaman akademik dan praktik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta memiliki kemampuan untuk merancang solusi kesehatan yang bersifat promotif dan preventif. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Universitas Aufa Royhan dalam menghasilkan lulusan kesehatan masyarakat yang kompeten, adaptif, berorientasi pada masyarakat, dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan kesehatan secara berkelanjutan.

(Ronald Harahap)

Views: 209
Tags: Kecamatan Angkola TimurPembukaan PBLProdi Ilmu Kesehatan MasyarakatUniversitas Aufa Royhan
Previous Post

Pasca-Muktamar, NU Didorong Kembali Fokus pada Modernisasi dan Kemandirian Pesantren

Next Post

Brimob Polda Metro Jaya Kawal Pelayanan Aksi Unjuk Rasa Petani Tebu di Kemenko Pangan

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Brimob Polda Metro Jaya Kawal Pelayanan Aksi Unjuk Rasa Petani Tebu di Kemenko Pangan

Brimob Polda Metro Jaya Kawal Pelayanan Aksi Unjuk Rasa Petani Tebu di Kemenko Pangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.