Korannusantara.id – Padangsidimpuan, 24 Agustus 2026, Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, Fakultas Kesehatan, Universitas Aufa Royhan Padangsidimpuan menyambut kedatangan tim visitor dalam rangka kegiatan Visitor OSCE Center pada Senin, 24 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua akademisi, yakni Prof. Dr. apt. Yandi Syukri, M.Si. dari Universitas Islam Indonesia (UII) dan Prof. Dr. apt. Diky Mudhakir, M.Sc. dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
Kehadiran tim visitor menjadi bagian penting dalam mendukung penguatan mutu penyelenggaraan pendidikan profesi apoteker di Universitas Aufa Royhan.
Kegiatan Visitor OSCE Center diarahkan untuk melihat dan memberikan penilaian terhadap kesiapan penyelenggaraan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) sebagai salah satu bentuk evaluasi kompetensi mahasiswa pendidikan profesi apoteker.
Proses ini diharapkan dapat memastikan pelaksanaan OSCE memenuhi standar akademik dan profesional yang ditetapkan.
Kehadiran akademisi dari UII dan ITB juga menjadi momentum strategis bagi Universitas Aufa Royhan untuk memperoleh masukan, evaluasi, serta rekomendasi dalam pengembangan sistem asesmen kompetensi mahasiswa. Hal tersebut sejalan dengan komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan tata kelola pendidikan tinggi.
Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Kesehatan Universitas Aufa Royhan terus berupaya membangun jejaring dan kolaborasi akademik dengan berbagai perguruan tinggi serta menghadirkan standar pendidikan yang berorientasi pada kompetensi lulusan.
Melalui kegiatan Visitor OSCE Center ini, Universitas Aufa Royhan berharap dapat memperkuat kualitas pelaksanaan pendidikan profesi apoteker sekaligus meningkatkan kesiapan institusi dalam menghadapi tuntutan standar pendidikan dan pelayanan kefarmasian yang terus berkembang.
Selamat datang Prof. Dr. apt. Yandi Syukri, M.Si. dan Prof. Dr. apt. Diky Mudhakir, M.Sc. di Universitas Aufa Royhan Padangsidimpuan, ungkap Mahasiswa/i Universitas Aufa Royhan dengan antusias.
Semoga kegiatan ini memberikan kontribusi positif bagi peningkatan mutu pendidikan profesi apoteker dan penguatan reputasi akademik Universitas Aufa Royhan.
(Ronald Harahap)




