Korannusantara.id – Padang, 7 Agustus 2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya tertib berlalu lintas melalui program Police Goes to Campus.
Kegiatan yang menyasar ribuan mahasiswa baru tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya sejak memasuki dunia perguruan tinggi.
Program edukatif ini menghadirkan personel Ditlantas Polda Sumbar untuk memberikan pembekalan mengenai aturan berlalu lintas, etika berkendara, hingga pentingnya menjadi pelopor keselamatan di jalan. Mahasiswa diajak memahami bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa mendapatkan materi mengenai kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan saat berkendara, bahaya berkendara dengan kecepatan tinggi, risiko penggunaan telepon genggam saat mengemudi, serta dampak fatal mengemudi di bawah pengaruh alkohol maupun obat-obatan. Edukasi juga menekankan pentingnya memiliki kelengkapan administrasi kendaraan dan surat izin mengemudi sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang kerap ditemui di jalan raya sekaligus memperoleh penjelasan langsung dari personel kepolisian mengenai tata tertib berlalu lintas yang benar.
Ditlantas Polda Sumbar menilai mahasiswa merupakan kelompok strategis yang memiliki peran besar dalam membangun budaya disiplin di masyarakat. Dengan jumlah mahasiswa yang cukup besar dan mobilitas yang tinggi, pemahaman mengenai keselamatan berkendara diharapkan dapat menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas yang masih didominasi kelompok usia produktif.
Melalui program Police Goes to Campus, kepolisian berharap tercipta sinergi antara dunia pendidikan dan aparat penegak hukum dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap keselamatan bersama. Kehadiran polisi di lingkungan kampus juga diharapkan mampu memperkuat hubungan kemitraan dengan kalangan akademisi sehingga tercipta komunikasi yang lebih baik dalam mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Program edukasi ini menjadi salah satu langkah preventif yang terus dikembangkan Ditlantas Polda Sumbar dalam membangun budaya berlalu lintas yang aman dan berkelanjutan. Dengan meningkatnya kesadaran generasi muda, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan sekaligus melahirkan generasi pelopor keselamatan yang mampu menjadi contoh di tengah masyarakat.



