Korannusantara.id – Kota Padangsidimpuan, Dengan mengusung tema “Penyelarasan Kurikulum Berbasis Outcome untuk Mendukung Akreditasi Nasional dan Internasional” Universitas Aufa Royhan menyelenggarakan Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis universitas dalam memperkuat implementasi kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan sekaligus meningkatkan daya saing institusi di tingkat nasional maupun internasional.
Workshop tersebut diikuti oleh pimpinan universitas, dekan, ketua program studi, dosen, serta unit penjaminan mutu di lingkungan Universitas Aufa Royhan. Melalui kegiatan ini, seluruh peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai konsep, penyusunan, hingga implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan, serta standar penjaminan mutu pendidikan tinggi. Pendekatan OBE memang menekankan keterkaitan yang jelas antara capaian pembelajaran, proses pembelajaran, dan asesmen.
Dalam pelaksanaannya, workshop membahas penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), profil lulusan, bahan kajian, mata kuliah, strategi pembelajaran, hingga sistem asesmen yang terintegrasi. Peserta juga diberikan pendampingan dalam menyusun dokumen kurikulum yang memenuhi standar nasional pendidikan tinggi serta mengakomodasi indikator akreditasi nasional maupun internasional. Praktik penyelarasan kurikulum dengan OBE menjadi bagian penting dalam persiapan akreditasi.
Rektor Universitas Aufa Royhan, Dr. Anto, SKM., M.Kes., MM, menegaskan bahwa transformasi kurikulum berbasis OBE merupakan komitmen universitas dalam menghasilkan lulusan yang unggul, kompeten, adaptif, dan mampu bersaing di era global. Menurutnya, penyelarasan kurikulum harus dilakukan secara berkelanjutan agar proses pembelajaran benar-benar berorientasi pada hasil belajar yang terukur dan relevan dengan kebutuhan pemangku kepentingan.
Ketua Yayasan Universitas Aufa Royhan, Dr. Henniyati Harahap, SKM., M.Kes., turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya workshop tersebut. Ia berharap seluruh program studi mampu mengimplementasikan hasil workshop secara optimal sehingga kualitas akademik, tata kelola, dan mutu lulusan Universitas Aufa Royhan terus meningkat serta memperoleh pengakuan yang lebih luas di tingkat nasional maupun internasional.
Selain memperkuat pemahaman mengenai OBE, kegiatan ini juga menjadi forum diskusi dan berbagi pengalaman antarpeserta dalam menyusun kurikulum yang inovatif, adaptif, serta responsif terhadap perkembangan teknologi, kebutuhan industri, dan tantangan global. Melalui kolaborasi tersebut diharapkan tercipta keselarasan implementasi kurikulum di seluruh program studi.
Dengan terselenggaranya Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education ini, Universitas Aufa Royhan optimistis mampu memperkuat budaya mutu akademik, meningkatkan kualitas proses pembelajaran, serta mendukung pencapaian akreditasi nasional dan internasional sebagai bagian dari upaya mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan berorientasi pada kualitas lulusan.
Ronald Harahap




