Korannusantara.id – TAPANULI SELATAN, Pengurus Cabang (Pengcab) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) perdana yang dijadwalkan berlangsung pada 3–4 Agustus 2026 di Syaakirah Sibio-bio, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Sebagai bagian dari persiapan, Ketua Panitia Rakercab bersama sekretaris dan jajaran panitia melakukan peninjauan langsung ke lokasi acara pada Sabtu (25/7/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana demi kelancaran kegiatan.
Ketua JMSI Tabagsel, Yusrizal Nasution yang akrab disapa Ucok Rizal, mengajak seluruh panitia untuk fokus mempersiapkan seluruh kebutuhan, baik teknis maupun nonteknis, agar Rakercab perdana ini dapat berlangsung sukses.
Menurutnya, komunikasi yang baik, kekompakan, dan semangat kebersamaan menjadi kunci utama dalam menyukseskan agenda penting organisasi tersebut. Rakercab perdana ini diharapkan menjadi momentum mempererat solidaritas insan pers sekaligus mendorong lahirnya berbagai gagasan positif bagi perkembangan media siber di wilayah Tapanuli Bagian Selatan.
“Tetap jaga kesehatan dan semangat kita semua demi suksesnya acara ini,” ujar Yusrizal.
Ia juga berharap seluruh rangkaian kegiatan diberikan kelancaran serta mendapat ridho Allah SWT.
Yusrizal menambahkan, Rakercab perdana JMSI Tabagsel nantinya akan dihadiri para Ketua Pengcab JMSI se-Sumatera Utara yang telah dilantik, Ketua JMSI Sumatera Utara, serta Ketua Dewan Pembina JMSI Sumatera Utara.
Sementara itu, Ketua Panitia Rakercab, Rahmat Nasution, mengatakan keberhasilan pelaksanaan kegiatan merupakan tanggung jawab seluruh panitia. Ia berharap Rakercab perdana ini tidak hanya memperkuat soliditas internal organisasi, tetapi juga semakin mempererat sinergi JMSI Tabagsel dengan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan di kawasan Tabagsel.
Rakercab perdana JMSI Tabagsel diharapkan menjadi tonggak awal dalam memperkuat peran organisasi sebagai wadah media siber yang profesional, independen, dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.



