• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

Basarnas Medan Kerahkan Tim USAR Cari Dua Korban Tertimbun Reruntuhan Bangunan di Grand Polonia Medan

Redaksi by Redaksi
21 Juli 2026
in Daerah
0
Basarnas Medan Kerahkan Tim USAR Cari Dua Korban Tertimbun Reruntuhan Bangunan di Grand Polonia Medan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id – MEDAN, 20 Juli 2026, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Medan bersama unsur SAR gabungan terus berpacu dengan waktu melakukan operasi pencarian terhadap dua korban yang diduga masih tertimbun reruntuhan bangunan di kawasan Grand Polonia, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Senin (20/7). Bangunan tersebut diduga runtuh akibat ledakan gas dari pipa bawah tanah.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan pada pukul 18.40 WIB dari personel Brimob Polda Sumatera Utara. Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Medan langsung mengerahkan Tim Rescue beserta peralatan Urban Search and Rescue (USAR) untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi korban.

Sebanyak 15 personel Basarnas Medan tiba di lokasi dan segera berkoordinasi dengan Brimob Polda Sumut, TNI Angkatan Udara, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, serta unsur SAR gabungan lainnya. Setelah melakukan asesmen awal dan briefing, operasi pencarian langsung dilaksanakan.

Dalam operasi tersebut, Tim SAR Gabungan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).

SRU 1 bertugas melakukan pencarian dan identifikasi korban menggunakan drone thermal milik Basarnas Medan untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan korban di bawah reruntuhan.

SRU 2 melaksanakan pencarian dan evakuasi menggunakan metode Area Search Rescue (ASR) melalui sektorisasi area serta identifikasi potensi bahaya di sekitar lokasi.

Sementara itu, SRU 3 melakukan pencarian cepat pada titik-titik prioritas menggunakan peralatan ekstrikasi guna membuka akses menuju lokasi yang diduga menjadi posisi korban.

Berdasarkan data sementara, terdapat tujuh orang yang berada di lokasi saat kejadian. Empat orang berhasil selamat, yakni Jeavelin (2), Hasan, seorang sopir, dan seorang kurir.

Satu korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara. Sementara identitas korban masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. Hingga saat ini, dua korban lainnya masih dalam pencarian dan diduga masih berada di bawah material bangunan.

Operasi SAR melibatkan sedikitnya 15 personel Basarnas Medan bersama unsur Brimob Polda Sumut, Direktorat Samapta Polda Sumut, TNI AU, Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, Saka SAR, serta pemerintah setempat.

Berbagai peralatan dikerahkan dalam operasi tersebut, antara lain Rescue Truck, Rescue Car Double Cabin, drone thermal, crane, peralatan mountaineering, peralatan ekstrikasi, alat penerangan, peralatan medis, serta perangkat komunikasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, S.H., M.Si., selaku Search Mission Coordinator (SMC) atas persetujuan Search Coordinator (SC), menegaskan seluruh personel akan terus berupaya maksimal menemukan kedua korban dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas.

“Tim SAR Gabungan saat ini terus melakukan pencarian secara intensif dengan metode yang disesuaikan dengan kondisi reruntuhan bangunan. Alhamdulillah, pada pukul 02.20 WIB satu orang korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara. Kami mengoptimalkan penggunaan peralatan Urban Search and Rescue, termasuk drone thermal dan peralatan ekstrikasi, untuk mempercepat proses pencarian. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas mengingat kondisi struktur bangunan yang masih berpotensi mengalami pergeseran. Kami berharap dua korban yang masih hilang dapat segera ditemukan sehingga dapat segera dievakuasi,” ujar Hery.

Hingga berita ini diterbitkan, operasi pencarian masih berlangsung di bawah koordinasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan. Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran serta pembukaan akses pada titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tertimbun. Perkembangan terbaru akan disampaikan secara resmi sesuai hasil operasi di lapangan.

Views: 140
Tags: Basarnas MedanDua Korban TertimbunGrand Polonia MedanReruntuhan BangunanTim USAR
Previous Post

KIPP: Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Harus Menjangkau Perempuan dan Kelompok Marjinal

Next Post

Tim SAR Gabungan Temukan Satu Korban Meninggal Ledakan Gas Rumah Tangga di Medan Polonia

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Tim SAR Gabungan Temukan Satu Korban Meninggal Ledakan Gas Rumah Tangga di Medan Polonia

Tim SAR Gabungan Temukan Satu Korban Meninggal Ledakan Gas Rumah Tangga di Medan Polonia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.