Korannusantara.id – Jakarta, 23 Juni 2026, Ketua Umum Rumah Kebangkitan DPP Barisan Muda Gibran Indonesia, Esther Yulia, menyatakan organisasinya mulai melakukan penataan dan konsolidasi kekuatan dalam menyongsong kontestasi politik nasional tahun 2029. Langkah tersebut diarahkan untuk mendorong Gibran Rakabuming Raka maju sebagai calon presiden Republik Indonesia.
Menurut Esther, upaya tersebut merupakan bagian dari persiapan regenerasi kepemimpinan nasional yang mengedepankan semangat generasi muda, inovasi, serta keberlanjutan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
“Kami mulai menata langkah perjuangan menuju 2029. Rumah Kebangkitan DPP Barisan Muda Gibran Indonesia siap menjadi wadah konsolidasi gagasan, energi, dan gerakan anak muda untuk mendukung lahirnya kepemimpinan nasional yang progresif dan berkelanjutan,” ujar Esther dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).
Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan aspirasi politik organisasi yang akan diwujudkan melalui pendidikan politik, penguatan jaringan di daerah, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, Esther mengajak seluruh kader dan relawan di berbagai wilayah Indonesia untuk mengedepankan politik yang santun, menjaga persatuan, serta menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok.
“Kami ingin menghadirkan gerakan yang positif, beradab, dan berorientasi pada masa depan Indonesia. Tahun 2029 memang masih cukup panjang, namun persiapan gagasan dan penguatan sumber daya manusia harus dimulai sejak sekarang,” katanya.
Rumah Kebangkitan DPP Barisan Muda Gibran Indonesia juga berkomitmen memperluas konsolidasi organisasi di berbagai daerah sebagai bentuk partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan nasional.
Saat ini, Gibran Rakabuming Raka menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2024–2029. Organisasi tersebut menilai keterlibatan generasi muda dalam proses politik dan pembangunan menjadi faktor penting dalam menentukan arah Indonesia di masa mendatang.



