Korannusantara.id – Artikel, Bayangkan duduk di depan microfon, lampu siaran menyala merah,dan suara anda langsung terdengar mengudara ke ribuan telinga pendengar di seantro kota padang. itulah pengalaman nyata yang kini dirasakan oleh empat mahasiswa prodi Komunikasi penyiaran islam (KPI) Fakultas Dakwah Ilmu Komunikasi (FDIK), Universitas Islam Negri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan ketika menjalani program magang MBKM di Radio Suara Padang FM lebih kurang empat bulan.
Program yang berlangsung sejak 12 februari 2026 itu ditutup melalui prosesi penjemputan mahasiswa di kantor Radio Suara Padang FM ,Rabu 3 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi kebijakan MBKM yang memberi ruang bagi mahasiswa memperoleh pengalaman belajar langsung dilingkungan profesional.
Selama menjalani magang, mahasiswa bukan sekedar duduk, diam, mengamati, empat mahasiswa ikut terjun langsung menjadi penyiar, menyunting rekaman audio, menulis naskah siaran , hingga menjadi admin life pada acara talkshow.
Inilah yang disebut pembelajaran sejati, bukan dari buku teks, melainkan pengalaman nyata dilapangan.
Radio Suara Padang FM yang mengudara difrekuensi 102,6 MHz telah menjalin kerja sama resmi dengan FDIK UIN Syahada Padangsidimpuan sejak tgl 12 februari 2026. kami mahasiswa pertama yang magang pertama kali di Radio Suara Padang FM.
Jadwal Djalal, Direktur Operasional Radio Suara Padang FM menyebut mahasiswa FDIK sebagai aset yang potensial. ”Mereka datang dengan bekal nilai yang kuat. Dakwah kejujuran tanggung jawab itu sudah tertanam.tugas kami tinggal mengasah sisi teknis dan hasilnya selalu memuaskan” ujarnya.
Program magang ini bukan hanya mengunakan mahasiswa. Bagi FDIK sendiri, ini adalah cerminan untuk terus menyempurnakan kurikulum. Masukan dari dunia industry menjadi kompas yang memastikan apa yang diajarkan di kampus tetap relevan dengan kebutuhan zaman.
Esli Zuraidah Siregar, M. Sos., dosen pembimbing akademik, mengamati perubahan nyata saat mahasiswa yang telah magang. ’’Mereka lebih tajam dalam menganalisis fenomena komunikasi, lebih kaya contoh konkret, dan lebih siap mendiskusikan implikasi praktis dari teori. Magang bukan hanya mengasah skill, tapi juga memperdalam pemahaman akademis mereka,’’ jelasnya.
Ke depan FDIK berencana memperkuat kerja sama ini dengan mengembangkan forum konsultasi kurikulum bersama mitra industri, meningkatkan fasilitas laboratorium siaran kampus, dan membuka peluang kolaborasi konten yang bernilai dakwah.



