Korannusantara.id – Tapanuli Selatan, Kepolisian Resor Tapanuli Selatan (Polres Tapsel) menyembelih 15 ekor sapi kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H / 2026 M.
Penyembelihan dilakukan di halaman Masjid Al-Muhtadin Polres Tapsel, Rabu, 27 Mei 2026.
Daging kurban kemudian dibagikan kepada personel kepolisian serta masyarakat yang tinggal di sekitar Markas Polres Tapanuli Selatan.
Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Yon Edi Winara mengatakan, pelaksanaan kurban menjadi momentum untuk memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian, dan solidaritas di lingkungan kepolisian.
“Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah ini menjadi momentum bagi keluarga besar Polres Tapanuli Selatan untuk memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat,” kata Yon Edi Winara.
Ia menyebut kegiatan kurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat sekitar.
Menurut dia, pendistribusian daging kurban diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada warga yang membutuhkan, khususnya di sekitar lingkungan Mapolres Tapsel.
“Melalui penyembelihan 15 ekor hewan kurban ini, kami ingin memastikan semangat berbagi tidak hanya dirasakan oleh personel, tetapi juga masyarakat di sekitar Mako Polres Tapsel,” ujarnya.
Yon Edi menegaskan kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Ia mengatakan Polri tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial keagamaan yang memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kegiatan kurban ini merupakan wujud komitmen kami untuk membangun hubungan yang harmonis, humanis, dan penuh kekeluargaan dengan masyarakat,” kata dia.
Usai penyembelihan, Kapolres bersama pejabat utama Polres Tapsel dan Bhayangkari turut menyerahkan daging kurban kepada personel serta warga sekitar.
Polres Tapsel berharap kegiatan ini dapat memperkuat solidaritas internal sekaligus menegaskan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
(Indra Saputra)



