Korannusantara.id – Labuhanbatu, 25 Mei 2026, Aliansi Masyarakat Terminal Sukses Bersinar (AMAT SUNAR) Labuhanbatu menyampaikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) atas keberhasilan memulihkan aliran listrik pasca terjadinya pemadaman total (blackout) yang sempat melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, termasuk Kabupaten Labuhanbatu.
Sebagai bentuk dukungan moral terhadap petugas PLN yang bekerja di lapangan, AMAT SUNAR memasang papan ucapan terima kasih di kawasan Lingkungan Terminal Rantauprapat.
Perwakilan AMAT SUNAR, Andi Baskoro, menilai langkah cepat PLN dalam memulihkan pasokan listrik menunjukkan keseriusan dan tanggung jawab perusahaan dalam menjaga stabilitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami mengapresiasi kerja keras PLN yang telah berupaya maksimal hingga listrik kembali normal. Ini bentuk tanggung jawab yang patut diapresiasi,” ujar Andi Baskoro.
Namun demikian, AMAT SUNAR juga menegaskan agar PLN tidak mengabaikan hak masyarakat yang terdampak akibat blackout tersebut. Mereka meminta PLN memberikan kompensasi yang layak kepada pelanggan yang mengalami kerugian selama pemadaman berlangsung.
Menurut AMAT SUNAR, gangguan listrik massal tersebut telah berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, pelaku usaha kecil, pedagang, hingga pelayanan publik yang bergantung pada pasokan listrik.
“Kami tetap meminta PLN memberikan kompensasi yang layak. Banyak masyarakat yang dirugikan, baik secara ekonomi maupun aktivitas harian,” tegas Andi Baskoro.
Tokoh pemudi AMAT SUNAR, Ratih “Belle”, turut memberikan perhatian terhadap dampak sosial yang dirasakan masyarakat selama pemadaman berlangsung. Ia berharap PLN dapat menjadikan kejadian ini sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan ke depan.
“Kami memahami situasi yang terjadi dan mengapresiasi upaya pemulihan yang dilakukan. Namun masyarakat juga berharap ada langkah konkret agar kejadian serupa tidak terus berulang. Pelayanan publik harus semakin responsif dan transparan,” ujar Ratih “Belle”.
Sementara itu, Kepala Lingkungan Terminal, Asrul Aziz, menyampaikan bahwa masyarakat di wilayah Terminal Rantauprapat sangat berharap adanya peningkatan kualitas pelayanan listrik pasca kejadian blackout tersebut.
“Kami berharap PLN terus melakukan pembenahan sistem agar masyarakat tidak kembali mengalami gangguan serupa. Listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan utama dalam aktivitas masyarakat sehari-hari,” kata Asrul Aziz.
AMAT SUNAR menilai pemberian kompensasi merupakan bentuk tanggung jawab pelayanan publik sekaligus upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap PLN sebagai penyedia layanan kelistrikan nasional.
Selain itu, AMAT SUNAR berharap ke depan PLN dapat meningkatkan sistem mitigasi dan pengawasan jaringan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Transparansi informasi kepada masyarakat serta kecepatan respons dalam penanganan gangguan juga dinilai sangat penting.
“Kami ingin pelayanan listrik semakin baik, profesional, dan berpihak kepada masyarakat. Selain pemulihan, hak pelanggan juga harus diperhatikan secara adil,” tutup Andi Baskoro.



