Korannusantara.id – Serbelawan, SD Muhammadiyah Serbelawan sukses menggelar Program Perdana Camp Tahfizh pada Sabtu hingga Minggu, 23–24 Mei 2026, bertempat di Timothy Integrated Farm. Kegiatan yang menjadi salah satu program unggulan sekolah di bidang tahfizh Al-Qur’an ini diikuti oleh 26 santri dan santriwati kelas VI.
Program Camp Tahfizh diprakarsai oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab), Ustadz Zainul Muttaqin, sebagai upaya memperkuat hafalan Al-Qur’an para siswa menjelang pelaksanaan Ujian Tahfizh dan Haflah Tul Wada’.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai agenda pembinaan Al-Qur’an, mulai dari talaqqi, ziyadah, setoran hafalan, tahsin, murojaah, tasmi’, tadabbur surah, hingga qiyamul lail bersama para ustadz dan ustadzah pendamping. Fokus utama kegiatan ini adalah menghafal, murajaah, dan memutqinkan hafalan Juz 30.
Dalam keterangannya, Ustadz Zainul Muttaqin menyampaikan bahwa Camp Tahfizh menjadi bagian dari ikhtiar sekolah dalam membentuk generasi Qur’ani yang memiliki hafalan kuat, akhlak mulia, dan semangat mencintai Al-Qur’an sejak usia dini.
“Program ini bukan sekadar kegiatan menghafal, tetapi juga pembinaan karakter dan pembiasaan ibadah bagi anak-anak agar semakin dekat dengan Al-Qur’an,” ujarnya.
Meski menjadi program perdana, kegiatan berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Suasana kebersamaan, kedisiplinan, serta semangat menjaga hafalan Al-Qur’an terlihat selama kegiatan berlangsung.
Selain pembinaan tahfizh, para santri juga mengikuti berbagai kegiatan pendukung seperti ice breaking, outbound, tadabbur surah, dan sesi keakraban untuk membangun kekompakan dan semangat belajar bersama.
Kepala SD Muhammadiyah Serbelawan, Ustadz Syaripuddin Panjaitan, turut memberikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh ustadz, ustadzah, serta panitia yang telah mendampingi para santri selama kegiatan berlangsung.
Ia juga mengajak para orang tua untuk terus mendukung program pembinaan hafalan Al-Qur’an yang dijalankan sekolah.
“Kami berharap ayah bunda terus bekerja sama dan saling mendukung bersama sekolah dalam menjaga semangat anak-anak menghafal Al-Qur’an. Karena keberhasilan pendidikan anak tentu membutuhkan sinergi antara sekolah dan orang tua,” ungkapnya.
Melalui Program Perdana Camp Tahfizh ini, sekolah berharap para santri kelas VI semakin siap menghadapi Ujian Tahfizh dan Haflah Tul Wada’, serta mampu menjadi generasi yang mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.



