Korannusantara.id – Labusel, Suasana penuh harap dan optimisme mewarnai peletakan batu pertama pembangunan SMP IT Boarding School Al Washliyah di Desa Aek Goti, Kecamatan Silangkitang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Senin (27/04/2026).
Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Wilayah Al Washliyah Sumatera Utara yang juga Anggota DPD RI, Dedi Iskandar Batu Bara. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pembangunan sekolah ini merupakan wujud nyata ikhtiar bersama dalam menyiapkan generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh dalam karakter dan akhlak.
“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan zaman dengan nilai-nilai kebaikan,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi hangat bersama para pemuda lintas organisasi di Warung Kopi Pinang Raja Dua. Dalam suasana yang cair dan penuh keakraban, dialog berlangsung terbuka, mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.
Hadir dalam kesempatan tersebut Camat dan Lurah Kotapinang, Ketua GRIB Labusel Abdullah Munasib Situmorang, Ketua MD KAHMI Labusel Muhammad Buyung Lubis, Ketua Karang Taruna Labusel Andi Syahputra Nasution, Ketua KPAD Labusel Ilham Daulay, anggota DPRD, serta tokoh masyarakat lainnya.
Dalam penyampaiannya, Abdullah Munasib Situmorang mengapresiasi konsistensi Dedi Iskandar Batu Bara yang kini memasuki periode ketiga sebagai anggota DPD RI. Ia menilai kehadiran Dedi di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata dari komitmen merawat investasi sosial melalui pendekatan langsung.
Di sisi lain, Dedi juga mengajak semua pihak untuk tetap tenang dan optimis dalam menghadapi dinamika kondisi fiskal nasional yang tengah dipengaruhi situasi global. Ia menekankan pentingnya terobosan kebijakan dan kolaborasi lintas sektor sebagai kunci untuk menjaga stabilitas dan mendorong kemajuan daerah.
Kunjungan ini, menurutnya, bukan sekadar agenda seremonial, tetapi bagian dari upaya mendengar langsung aspirasi masyarakat. Ia juga menyoroti kondisi akses jalan di wilayah Silangkitang yang perlu mendapat perhatian bersama.
“Dengan semangat kolaborasi, saya yakin berbagai tantangan dapat kita jawab bersama. Masukan dari masyarakat menjadi energi penting dalam memperjuangkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” tuturnya.
Momentum ini menjadi penanda bahwa harapan akan masa depan yang lebih baik terus tumbuh dimulai dari pendidikan, diperkuat oleh kebersamaan, dan dijaga dengan semangat kolaborasi.
( Irfan )



